Analisis Debit Banjir Dan Luas Genangan Sario Di Jembatan Wanea Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68959Abstract
Sungai Sario merupakan sungai utama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sario dengan panjang aliran kurang lebih 15 km. Permasalahan utama yang sering terjadi adalah kenaikan debit air saat musim hujan yang memicu banjir dan genangan, khususnya di sekitar Jembatan Wanea. Kondisi ini menyebabkan gangguan aktivitas sosial, kemacetan, hingga kerusakan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran debit banjir dan luas penyebaran genangan pada berbagai kala ulang rencana di titik Jembatan Wanea guna mencari solusi pengendalian banjir yang efektif. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika dengan bantuan perangkat lunak komputer. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan software HEC-HMS untuk menentukan debit banjir rencana berdasarkan data hujan harian maksimum. Sementara itu, analisis hidraulika untuk menentukan tinggi muka air dan pola genangan dilakukan menggunakan software HEC-RAS. Batasan penelitian difokuskan pada area hingga 200 m ke arah hulu dari Jembatan Wanea dengan variasi kala ulang rencana 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Berdasarkan hasil simulasi, penelitian ini mengidentifikasi titik-titik luapan sungai di sepanjang STA yang ditinjau serta menghitung total luas genangan yang dihasilkan pada setiap kala ulang rencana. Sungai Sario mengalami kenaikan tinggi muka air melebihi kapasitas penampang dan menghasilkan genangan yang terus meningkat seiring meningkatnya kala ulang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi instansi terkait dalam mengambil tindakan teknis untuk mengurangi risiko banjir di pemukiman warga sekitar Sungai Sario.
Kata kunci: Sungai Sario, debit banjir, luas genangan, HEC-HMS, HEC-RAS, Jembatan Wanea