Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Di Pantai Buloh Kecamatan Mandolang

Authors

  • Evanda Abiguna Universitas Sam Ratulangi
  • Muhammad I. Jasin Universitas Sam Ratulangi
  • Ariestides K. T. Dundu Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68963

Abstract

Pantai Buloh Kecamatan Mandolang merupakan kawasan strategis yang dilalui Jalan Trans Sulawesi serta dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas perikanan nelayan. Pantai ini mengalami Abrasi pada pesisir Pantai yang mengancam pemukiman dan infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bangunan pengaman pantai sebagai upaya mitigasi abrasi. Analisis dilakukan dengan menentukan karakteristik gelombang rencana, elevasi muka air laut, serta parameter desain bangunan pantai. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh tinggi gelombang rencana (HD) sebesar ±0,992 m dengan periode gelombang sekitar 4,785 detik. Jenis bangunan pengaman yang dipilih adalah Seawall tipe rubble mound karena dinilai paling sesuai dengan kondisi lokasi dan hasil rekomendasi penelitian sebelumnya. Perencanaan pengaman pantai direncanakan dengan mengumpulkan data sekunder yang didapatkan dari BMKG Kota Bitung dan Pangkalan Utama TNI AL VIII Kairagi berupa data pasang surut, juga melalui Software penunjang seperti Global Mapper dan Arcgis yang menghasilkan model topografi dan batimetri. Data tersebut di analisis agar mendapatkan desain dari pengaman pantai yang diperlukan. Dari hasil analisis data didapatkan pengaman pantai tipe (Hard) jenis Seawall menggunakan tumpukan batu, dengan Tinggi Mercu 6,7 m, Lebar Puncak 1,4 m, Lebar Toe Protection 2 m, serta Tinggi Toe Protection 1 m.

 

Kata kunci: Pantai Buloh, bangunan pantai, Seawall

Downloads

Published

2026-07-16

Issue

Section

Articles