Analisis Debit Banjir Dan Luas Genangan Sungai Tikala Di Titik Jembatan Maesa Kota Manado

Authors

  • Jillyani Momongan Universitas Sam Ratulangi
  • Jeffry S. F. Sumarauw Universitas Sam Ratulangi
  • Liany A. Hendratta Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.68987

Abstract

Sungai Tikala di Kota Manado merupakan salah satu sungai yang sering mengalami banjir, terutama di sekitar Jembatan Maesa yang menghubungkan Kelurahan Perkamil dan Kelurahan Paal IV. Penelitian ini bertujuan menganalisis debit banjir rencana serta memodelkan tinggi muka air dan luas genangan banjir di lokasi tersebut. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan HEC-HMS berdasarkan data curah hujan maksimum, sedangkan analisis hidraulika menggunakan HEC-RAS dengan memanfaatkan data topografi, debit sungai, dan penampang melintang sungai. Simulasi dilakukan pada segmen sungai sepanjang 100 m ke arah hulu dan 100 m ke arah hilir dari Jembatan Maesa untuk kala ulang 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Hasil penelitian menunjukkan debit banjir rencana berturut-turut sebesar 191,4; 251,5; 323,3; 382,1; dan 422,0 m³/detik. Pemodelan hidraulika mengidentifikasi luapan air yang konsisten pada penampang STA 0+050 hingga STA 0+200. Luas genangan meningkat dari 2,3796 km² pada kala ulang 5 tahun menjadi 3,2872 km² pada kala ulang 100 tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa kapasitas penampang Sungai Tikala belum mampu menampung debit banjir rencana sehingga diperlukan upaya mitigasi banjir secara struktural maupun non-struktural.

 

Kata kunci: Sungai Tikala, debit puncak, tinggi muka air, luas genangan, Jembatan Maesa

Downloads

Published

2026-07-20

Issue

Section

Articles