Analisis Manajemen Waktu Pada Proyek Konstruksi Gedung Gereja GMIM Torsina Tumumpa Manado Dengan Metode CPM (Critical Path Method)
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.69010Abstract
Keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi masih menjadi persoalan yang sering dijumpai pada pembangunan gedung bertingkat, termasuk bangunan peribadatan, akibat lemahnya perencanaan dan pengendalian waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang berada pada jalur kritis serta menghitung total durasi penyelesaian Proyek Konstruksi Gedung Gereja GMIM Torsina Tumumpa Manado dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pendekatan Activity On Arrow (AOA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berupa time schedule (Kurva S), rencana anggaran biaya (RAB), dan gambar rencana (shop drawing) pada pekerjaan persiapan dan pematangan lahan, pekerjaan fondasi, serta pekerjaan struktur lantai 1 sampai lantai 5. Data tersebut dianalisis melalui perhitungan maju (forward pass), perhitungan mundur (backward pass), serta perhitungan float time untuk menentukan kegiatan kritis dan tidak kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan kritis proyek meliputi kegiatan A - B1 - B2 - C1 - C2 - C3 - E2 - E3 - F - I1 - J1 - J2 - J3 - K - N1 - O1 - O2 - O3 - P - S1 - T1 - T2 - T3 - U - X1 - Y1 - Y2 - Y3 - Z - AA. Dengan penerapan metode CPM, diperoleh total durasi penyelesaian proyek selama 214 hari, yang konsisten dengan jadwal kontrak (36 minggu) yang telah ditetapkan.
Kata kunci: manajemen waktu, Critical Path Method, proyek konstruksi