Pemetaan Potensi Longsor Di Area Geothermal Cluster X PT. Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong

Authors

  • Vanessa Laloan Universitas Sam Ratulangi
  • Steeva G. Rondonuwu Universitas Sam Ratulangi
  • Roski R. I. Legrans Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.69014

Abstract

Pertamina Geothermal Energy adalah wilayah prioritas pengembangan energi terbarukan salah satunya di Cluster X yang memiliki potensi uap besar. Kegiatan eksplorasi geothermal ini rentan memicu longsor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah yang berpotensi terjadi longsor yang disajikan dalam peta potensi longsor berdasarkan faktor pengontrol seperti curah hujan, kemiringan lereng, jenis batuan, jenis tanah, dan tutupan lahan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bobot setiap faktor pengontrol dan kelas faktor menggunakan model pendugaan mengacu pada penelitian Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat tahun 2004 kemudian setiap faktor pengontrol diolah dengan teknik overlay menggunakan software ArcGis v10.8 yaitu peta setiap parameter di tumpang susun sehingga menghasilkan peta kerawanan longsor. Hasil penelitian menunjukkan kejadian gerakan tanah yaitu erosi permukaan secara lateral dengan tingkat erosi sedang dan potensi longsor tipe luncuran (slide), material longsor umumnya berupa campuran tanah dan sedikit fragmen batuan. Parameter yang dominan menyebabkan longsor adalah curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada rentang 3000-3100 mm. Kemiringan lereng 0-40 derajat, tutupan lahan yaitu fasilitas infrastruktur diantara wilayah pemukiman, jenis batuan merupakan batuan vulkanik atau batuan gunung api muda seperti breksi vulkanik, jenis tanah yaitu andosol yang peka terhadap longsor. Cluster X termasuk pada zona kerawanan longsor tinggi.

 

Kata kunci: potensi longsor, faktor pengontrol, pembobotan, overlay

Downloads

Published

2026-07-21

Issue

Section

Articles