Studi Mitigasi Lingkungan Pengolahan Emas Menggunakan Sianida Di Tambang Talawaan Kabupaten Minahasa Utara

Authors

  • Latifa A. Ginoga Universitas Sam Ratulangi
  • Hendra Riogilang Universitas Sam Ratulangi
  • Revo L. Inkiriwang Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.69068

Abstract

Kegiatan pengolahan emas menggunakan sianida pada Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila limbah hasil proses tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting pengolahan emas menggunakan sianida, mengidentifikasi limbah yang dihasilkan, mengevaluasi potensi pencemaran lingkungan, serta merumuskan alternatif mitigasi pada kegiatan pengolahan emas di Tambang Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan menghasilkan limbah cair hasil pelindian, tailing, debu partikulat, emisi udara, limbah oli bekas, serta potensi paparan bahan berbahaya terhadap pekerja. Temuan utama penelitian menunjukkan limbah cair hasil pelindian belum memiliki sistem pengolahan yang memadai sehingga berpotensi mencemari media lingkungan. Alternatif mitigasi yang direkomendasikan meliputi sistem sirkulasi ulang sianida, wetland buatan, pengelolaan tailing, fitoremediasi, pengendalian emisi, pengelolaan limbah B3, serta penguatan program Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L).

 

Kata kunci: Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK), sianidasi, limbah pertambangan, dampak lingkungan, mitigasi lingkungan

Downloads

Published

2026-07-22

Issue

Section

Articles