Penggunaan Reaktor Modular Untuk Pengolahan Emas Yang Ramah Lingkungan Di Tambang Rakyat Talawaan
DOI:
https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.69074Abstract
Kegiatan pengolahan emas pada Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) di Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara, masih menerapkan proses sianidasi dengan sistem pelindian terbuka dan pengelolaan limbah yang belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting pengolahan emas berbasis sianida serta menyusun rancangan reaktor modular sebagai alternatif teknologi pengolahan emas yang lebih ramah lingkungan. Penelitian menggunakan metode deskriptif-rekayasa (descriptive engineering research) dengan pendekatan mixed methods. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur untuk mengidentifikasi kondisi eksisting serta menjadi dasar dalam penyusunan rancangan reaktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan emas di Tambang Rakyat Talawaan masih menggunakan pelindian terbuka dengan pengendalian proses dan pengelolaan limbah yang belum optimal sehingga berpotensi meningkatkan pencemaran akibat penggunaan sianida. Berdasarkan kondisi tersebut, direkomendasikan reaktor modular tipe Intensive Leach Reactor (ILR) berbentuk silinder vertikal dengan sistem pelindian tertutup yang disesuaikan dengan karakteristik pengolahan emas di lokasi penelitian. Penerapan reaktor modular memungkinkan proses sianidasi berlangsung lebih terkendali, mengurangi potensi kehilangan larutan sianida dan pelepasan gas hidrogen sianida (HCN), serta mendukung pengelolaan limbah yang lebih baik. Dengan demikian, reaktor modular tipe ILR dapat menjadi alternatif teknologi untuk mendukung pengolahan emas yang lebih aman dan ramah lingkungan pada pertambangan emas rakyat.
Kata kunci: Intensive Leach Reactor, pengolahan emas, pertambangan emas skala kecil, reaktor modular, sianida