Uji Laik Fungsi Jalan Pada Ruas Batas Kota Manado – Tumpaan STA 9+600 – 12+600 Dalam Mewujudkan Jalan Berkeselamatan

Authors

  • Imanuel L. Mandalika Universitas Sam Ratulangi
  • Lucia G. J. Lalamentik Universitas Sam Ratulangi
  • Mecky R. E. Manoppo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/jts.v24i96.69127

Abstract

Jalan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan serta permasalahan drainase yang memicu kerusakan jalan pada ruas Batas Kota Manado – Tumpaan. Mengacu pada Peraturan Menteri PUPR No. 4/PRT/M/2023, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelaikan fungsi jalan dan menentukan rekomendasi perbaikan teknis pada segmen STA 9+600 – 12+600 demi mewujudkan jalan berkeselamatan. Landasan teori dan kajian pustaka dalam penelitian ini mencakup prinsip geometrik jalan, struktur perkerasan, bangunan pelengkap, pemanfaatan ruang jalan (Rumaja, Rumija, Ruwasja), serta manajemen rekayasa lalu lintas. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan evaluatif kuantitatif secara langsung di lapangan. Data primer digali melalui observasi langsung dan pengukuran dimensi fisik jalan menggunakan alat ukur panjang dorong, dan roll meter, sementara data sekunder berupa nilai International Roughness Index (IRI) dan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) diperoleh dari BPJN Sulawesi Utara. Temuan data menunjukkan nilai IRI berada pada kategori baik hingga sedang, namun terdapat ketidaksesuaian dimensi pada lajur lalu lintas, bahu jalan, selokan samping, serta kelengkapan perlengkapan jalan. Hasil analisis menyimpulkan bahwa segmen 1 hingga 4 dikategorikan Laik Fungsi Bersyarat (LS). Oleh karena itu, direkomendasikan perbaikan berupa pelebaran lajur, normalisasi drainase, pemeliharaan rutin perkerasan, serta penataan ulang rambu dan marka jalan demi mengoptimalkan keselamatan pengguna.

 

Kata kunci: Uji Laik Fungsi Jalan, keselamatan jalan, teknik geometrik, perkerasan jalan, batas kota Manado -Tumpaan

Downloads

Published

2026-07-23

Issue

Section

Articles