Penggunaan Eco Enzyme Dalam Penanganan Pencemaran Limbah Organik Di Inlet Danau Tondano
DOI:
https://doi.org/10.35793/sw9wwh36Abstract
Pencemaran limbah organik di Danau Tondano berpotensi menurunkan kualitas air sehingga diperlukan alternatif penanganan yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan eco enzyme terhadap kualitas air yang dipengaruhi oleh pencemaran limbah organik pada Sungai Panasen sebagai salah satu inlet Danau Tondano. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pemberian eco enzyme pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, serta kontrol tanpa eco enzyme. Sampel diinkubasi selama 15 hari dalam sistem tertutup tanpa aerasi. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, Dissolved Oxygen (DO), amonia (NH₃), nitrit (NO₂-), nitrat (NO₃-), dan fosfat (PO₄3-). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu relatif stabil, sedangkan pH dan DO menurun. Sebaliknya, konsentrasi amonia, nitrit, nitrat, dan fosfat meningkat selama masa pengamatan. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas mikroorganisme, proses dekomposisi bahan organik, dan kondisi inkubasi dalam sistem tertutup tanpa aerasi. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan eco enzyme pada kondisi penelitian ini belum efektif dalam memperbaiki kualitas air yang dipengaruhi oleh pencemaran limbah organik. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan konsentrasi, waktu kontak, dan sistem pengolahan agar potensi eco enzyme sebagai agen bioremediasi dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.
Kata kunci: eco enzyme, limbah organik, kualitas air, Danau Tondano, bioremediasi