Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pondasi Tiang Pancang Menggunakan Drop Hammer Pada Proyek Pembangunan Rumah Kopi Dan Roti Di Kleak Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/weyh9f08Abstract
Pembangunan gedung bertingkat pada kawasan permukiman padat menuntut metode pelaksanaan pondasi yang efektif namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tahapan pelaksanaan pekerjaan pondasi tiang pancang menggunakan drop hammer pada proyek pembangunan Rumah Kopi dan Roti di Kleak, Manado. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung di lokasi proyek, wawancara dengan pihak pelaksana, serta pengumpulan data sekunder berupa shop drawing dan dokumentasi. Tiang pancang yang digunakan adalah PC Square Pile berdimensi 30x30 cm dengan mutu beton K-500 sebanyak 68 titik pada kedalaman rencana −12 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan pondasi tiang pancang terdiri atas delapan tahapan utama, yaitu pekerjaan persiapan, penentuan titik pancang menggunakan total station, mobilisasi dan pemasangan alat pancang, pengangkatan dan penempatan tiang, proses pemancangan, penyambungan tiang menggunakan sambungan las, pemotongan kepala tiang sesuai elevasi rencana, dan pembersihan tulangan sebagai persiapan sambungan dengan pile cap. Penggunaan drop hammer terbukti sesuai untuk kondisi tanah lunak hingga sedang di lingkungan permukiman padat karena biaya operasional yang rendah dan kebutuhan ruang kerja yang kecil, meskipun memiliki keterbatasan berupa getaran yang cukup besar dan produktivitas yang lebih rendah dibandingkan metode hydraulic hammer.
Kata kunci: metode pelaksanaan, pondasi tiang pancang, drop hammer, proyek konstruksi