Pengaruh Larva Black Soldier Fly (BSF) Terhadap Proses Biokonversi Sampah Organik Di Mokuru BSF
DOI:
https://doi.org/10.35793/zxf23736Abstract
Peningkatan volume sampah organik akibat pertumbuhan penduduk memerlukan metode pengolahan yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang banyak dikembangkan adalah biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah larva terhadap efisiensi biokonversi sampah organik di Mokuru BSF serta menentukan jumlah larva yang paling optimal. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan tiga perlakuan, yaitu 5.000, 10.000, dan 20.000 ekor larva berumur 10 hari. Masing-masing perlakuan diberi 2 kg sampah organik sisa makanan selama 10 hari. Parameter yang diamati meliputi pertambahan biomassa larva dan sisa sampah setelah proses biokonversi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 10.000 ekor larva menghasilkan efisiensi biokonversi tertinggi sebesar 90% dengan sisa sampah 200 g serta peningkatan biomassa larva dari 230 g menjadi 1.613 g. Perlakuan 5.000 ekor menghasilkan efisiensi sebesar 54,15%, sedangkan perlakuan 20.000 ekor menghasilkan efisiensi sebesar 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah larva berpengaruh terhadap efisiensi biokonversi sampah organik, dengan kepadatan 10.000 ekor larva per 2 kg sampah organik sebagai kondisi paling optimal.
Kata kunci: Black Soldier Fly, biokonversi, sampah organik, biomassa larva, efisiensi