Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Jalur Kritis Pada Pembangunan Gudang Pendingin Di Winangun Satu Kota Manado

Authors

  • Andi R. Hidayat Universitas Sam Ratulangi
  • Febrina P. Y. Sumanti Universitas Sam Ratulangi
  • Pingkan A. K. Pratasis Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/h0510c78

Abstract

Dalam dunia konstruksi, manajemen waktu yang efektif merupakan elemen kunci dalam keberhasilan sebuah proyek, terutama pada proyek konstruksi gudang yang sering menghadapi tantangan terkait waktu, biaya, dan sumber daya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, pengelolaan waktu proyek menjadi faktor krusial dalam memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek adalah Critical path method . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lintasan kritis serta menghitung durasi total Proyek Pembangunan Gudang Pendingin melalui analisis jaringan kerja menggunakan data sekunder berupa time schedule/kurva S proyek, yang selanjutnya dianalisis dengan metode Critical path method (CPM) untuk menentukan urutan kegiatan, hubungan ketergantungan antaraktivitas, lintasan kritis, dan durasi penyelesaian proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis pada proyek meliputi pekerjaan persiapan (A1), pengkuran dan bobok lantai lama (B1), fabrikasi   baja (O1), fabrikasi baja (02), fabrikasi baja (O3), erection + cat (P1), pekerjaan talang datar, isolasi, atap dan nok (Q1), pekerjaan support pipa dan unit cooler (T1), pekerjaan dinding dan pengecetan (V1), pekerjaan dinding dan pengecetan (V2). Penerapan metode jalur kritis, pada penjadwalan proyek pembangunan gudang pendingin menghasilkan durasi total adalah 252 hari.

 

Kata kunci: manajemen waktu, Critical Path Method, proyek konstruksi, gudang pendingin

Downloads

Published

2026-08-13

Issue

Section

Articles