Analisis Variasi Pencampuran Kapur Terhadap Kembang Susut Dan Kekuatan Tanah Lempung

Authors

  • Jeremy R. P. Tombiling Universitas Sam Ratulangi
  • Steeva G. Rondonuwu Universitas Sam Ratulangi
  • Lanny D. K. Manaroinsong Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/pcgf8n42

Abstract

Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang banyak dijumpai di Indonesia dan sering menjadi permasalahan dalam bidang geoteknik karena memiliki sifat fisik dan mekanik yang kurang menguntungkan. Karakteristik utama tanah lempung yang menjadi perhatian adalah tingginya potensi kembang-susut (swelling-shrinkage) akibat perubahan kadar air serta rendahnya nilai kekuatan tanah. Perubahan volume yang terjadi pada tanah lempung dapat menyebabkan kerusakan pada konstruksi seperti retak pada perkerasan jalan, penurunan pondasi, deformasi struktur, dan gangguan terhadap stabilitas bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi pencampuran kapur terhadap nilai kembang-susut dan kekuatan tanah lempung serta menentukan persentase kapur yang memberikan hasil paling efektif dalam meningkatkan karakteristik tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium. Sampel tanah lempung yang digunakan terlebih dahulu diuji sifat fisiknya meliputi kadar air, berat jenis, analisis ukuran butir, batas cair, batas plastis, dan indeks plastisitas untuk mengetahui karakteristik awal tanah. Selanjutnya dilakukan proses pencampuran tanah dengan kapur menggunakan beberapa variasi kadar campuran, yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6% dari berat kering tanah.

 

Kata kunci: tanah lempung, kapur, stabilitasi tanah, kembang susut, kuat tekan bebas (UCS)

Downloads

Published

2026-09-12

Issue

Section

Articles