Analisis Rasio Kedalaman Dan Lebar Fondasi Telapak Terhadap Penurunan Pada Tanah Lempung
DOI:
https://doi.org/10.35793/p9rpac05Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio kedalaman terhadap lebar fondasi telapak terhadap penurunan pada tanah lempung jenis silty clay. Kajian difokuskan pada perubahan respons fondasi akibat variasi dimensi geometrik dengan kedalaman fondasi tetap dan lebar telapak yang divariasikan. Analisis dilakukan pada fondasi telapak berbentuk bujur sangkar dengan kedalaman 1 m, variasi lebar fondasi sebesar 0,5 m; 1,0 m; 1,5 m; dan 2,0 m, sehingga diperoleh rasio kedalaman terhadap lebar berturut-turut sebesar 2,00; 1,00; 0,67; dan 0,50 pada beban tetap sebesar 280 kN. Parameter tanah diperoleh berdasarkan korelasi data Standard Penetration Test (SPT). Perhitungan penurunan dilakukan dengan mempertimbangkan penurunan segera menggunakan metode Steinbrenner dan penurunan konsolidasi primer menggunakan metode koefisien kompresibilitas volume dengan pendekatan distribusi tegangan 2:1. Evaluasi daya dukung dilakukan menggunakan metode Meyerhof dan Vesic, sedangkan perilaku deformasi diverifikasi melalui pemodelan numerik PLAXIS 2D. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan lebar fondasi mampu menurunkan tekanan kontak dasar fondasi dari 1120 kPa pada lebar 0,5 m menjadi 70 kPa pada lebar 2,0 m. Variasi fondasi dengan lebar 0,5 m dan 1,0 m belum memenuhi kriteria daya dukung izin, sedangkan variasi lebar 1,5 m dan 2,0 m memenuhi persyaratan keamanan. Seluruh variasi fondasi menghasilkan nilai penurunan total di bawah batas maksimum 25 mm sesuai SNI 8460:2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kedalaman terhadap lebar fondasi merupakan parameter penting dalam menentukan dimensi fondasi telapak yang aman pada tanah lempung.
Kata kunci: fondasi telapak, rasio kedalaman terhadap lebar, penurunan fondasi, tanah silty clay, daya dukung, PLAXIS 2D