Optimasi Rasio Aktivator Beton Geopolimer Dengan Curing Suhu Ruang Terhadap Kuat Tekan Dan Durabilitas Di Daerah Pesisir
DOI:
https://doi.org/10.35793/5wyd2304Abstract
Beton geopolimer merupakan material alternatif yang memanfaatkan fly ash sebagai pengganti semen Portland dan berpotensi mengurangi dampak lingkungan akibat penggunaan semen. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja beton geopolimer adalah rasio aktivator natrium silikat (Na₂SiO₃) terhadap natrium hidroksida (NaOH). Penelitian ini bertujuan menentukan rasio aktivator Na₂SiO₃/NaOH yang optimum berdasarkan kuat tekan dan durabilitas beton geopolimer berbasis fly ash. Penelitian menggunakan fly ash sebagai pengganti semen sebesar 100%, larutan NaOH 10 M, dan variasi rasio Na₂SiO₃/NaOH sebesar 1,5; 2,0; dan 2,5. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm dengan curing suhu ruang selama 28 hari. Pengujian meliputi kuat tekan, absorpsi air, serta kuat tekan setelah perendaman dalam larutan NaCl 3,5% selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio aktivator memengaruhi kuat tekan dan durabilitas beton geopolimer. Rasio 2,0 menghasilkan kuat tekan umur 28 hari tertinggi sebesar 10,23 MPa dan absorpsi air terendah sebesar 7,39%. Setelah perendaman dalam larutan NaCl 3,5% selama 14 hari, seluruh variasi mengalami peningkatan kuat tekan dibandingkan benda uji kontrol. Berdasarkan hasil pengujian, rasio Na₂SiO₃/NaOH sebesar 2,0 menunjukkan kinerja paling baik karena menghasilkan kuat tekan tertinggi dan absorpsi air terendah pada kondisi kontrol.
Kata kunci: beton geopolimer, fly ash, rasio aktivator, Na₂SiO₃/NaOH, kuat tekan, absorpsi air