Analisis Kualitas Air Sungai Pangisan Pada Kawasan Pertambangan Emas Di Kabupaten Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.35793/mp5rds22Abstract
Kegiatan pertambangan emas berpotensi memengaruhi kualitas air melalui aliran air limbah yang masuk ke badan air penerima. Sungai Pangisan merupakan salah satu badan air yang berada pada kawasan pertambangan emas di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Sungai Pangisan dan air limbah pertambangan serta mengevaluasi kondisi kualitasnya menggunakan Indeks Kualitas Air (IKA) dan Heavy Metal Pollution Index (HPI). Penelitian menggunakan data sekunder hasil pemantauan kualitas air tahun 2023–2025. Parameter yang dianalisis pada Sungai Pangisan meliputi TSS, pH, DO, BOD, COD, NO₃-N, T-P, dan Fecal Coliform dengan acuan baku mutu air kelas II berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Parameter air limbah pertambangan meliputi As, Cd, Cr, Pb, dan Hg dengan acuan Kepmen LH No. 202 Tahun 2004. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap baku mutu serta menghitung nilai IKA dan HPI untuk menggambarkan kondisi kualitas masing-masing objek secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Pangisan mengalami perubahan selama periode pengamatan, sedangkan kualitas air limbah menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Evaluasi menggunakan IKA dan HPI memberikan gambaran mengenai kondisi kualitas air sungai dan air limbah serta perubahan kualitasnya selama periode 2023–2025.
Kata kunci: Sungai Pangisan, kualitas air, kualitas air limbah, pertambangan emas, Indeks Kualitas Air, Heavy Metal Polution Index