Pengaruh Variasi Gradasi Pada Agregat Terhadap Nilai Kuat Tekan Cement Treated Base (CTB)

Authors

  • Karenia A. Ponamon Universitas Sam Ratulangi
  • Theo K. Sendow Universitas Sam Ratulangi
  • Mecky R. E. Manoppo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/83thev33

Abstract

Cement Treated Base (CTB) merupakan lapis fondasi yang dapat meningkatkan kinerja dan umur layan perkerasan jalan. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja CTB adalah gradasi agregat karena berpengaruh terhadap kepadatan dan kuat tekan campuran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi gradasi agregat terhadap kuat tekan CTB serta menentukan kombinasi gradasi dan kadar semen yang menghasilkan kuat tekan tertinggi. Penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Perkerasan Jalan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi menggunakan agregat lokal dari Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Gradasi agregat disusun berdasarkan Kurva Fuller, yaitu batas atas, tengah, dan bawah, dengan kadar semen 3%, 4%, dan 5%. Pengujian meliputi karakteristik agregat, pemadatan, dan kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength/UCS) pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa gradasi batas tengah menghasilkan kuat tekan tertinggi pada seluruh variasi kadar semen. Nilai tertinggi sebesar 12,64 MPa diperoleh pada gradasi batas tengah dengan kadar semen 5%, sedangkan nilai terendah sebesar 4,00 MPa diperoleh pada gradasi batas bawah dengan kadar semen 3%.

 

Kata kunci: Cement Treated Base (CTB), gradasi agregat, kurva fuller, kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength/UCS), kadar semen

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles