Studi Penilaian Kerusakan Jalan Pada Perkerasan Lentur Menggunakan Metode PCI (Studi Kasus: Ruas Jalan Batas Kota Manado - Tumpaan STA 0+320 - 2+320)
DOI:
https://doi.org/10.35793/sayhs317Abstract
Jalan memiliki peranan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa. Dalam masa penggunaannya, kondisi perkerasan jalan dapat menurun akibat pengaruh lalu lintas, lingkungan, dan faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perkerasan, jenis dan tingkat kerusakan, serta menentukan penanganan yang sesuai pada Ruas Jalan Bts Kota Manado–Tumpaan STA 0+320–STA 2+320. Data diperoleh melalui survei lapangan dengan mengamati dan mengukur kerusakan yang ditemukan pada perkerasan. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) pada ruas sepanjang 2 km yang dibagi menjadi 18 segmen. Hasil pengamatan menunjukkan adanya kerusakan berupa amblas, retak kulit buaya, retak memanjang dan melintang, lubang, pelepasan butiran, tambalan, serta tambalan pada galian utilitas. Hasil penilaian menunjukkan nilai rata-rata PCI sebesar 93 yang termasuk kategori Excellent (Sempurna). Sebanyak 12 segmen berada pada kategori Excellent dan 6 segmen Very Good (Sangat Baik). Penanganan yang diperlukan meliputi pemeliharaan rutin, pemeliharaan preventif, dan perbaikan lokal sesuai kondisi kerusakan.
Kata kunci: Pavement Condition Index (PCI), perkerasan lentur, kerusakan jalan, pemeliharaan jalan