Pengaruh Variasi Kadar Semen Terhadap Kuat Tekan Cement Treated Base (CTB)
DOI:
https://doi.org/10.35793/wk5prg98Abstract
Lapis pondasi (base course) berperan penting dalam menahan dan menyalurkan beban lalu lintas pada struktur perkerasan jalan. Salah satu material alternatif yang dapat digunakan sebagai lapis pondasi adalah Cement Treated Base (CTB), yaitu agregat yang distabilisasi dengan semen untuk meningkatkan kekuatan dan kestabilan pondasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi campuran, nilai kuat tekan dan pengaruh variasi kadar semen 3%, 4%, 5%, dan 6% menggunakan agregat dari Quarry Kakaskasen. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan gradasi gabungan hasil pendekatan Fuller (63% agregat kasar dan 37% agregat halus) pada kadar air pencampuran 8%, dipadatkan, kemudian dirawat (curing) selama 28 hari sebelum diuji menggunakan Compression Testing Machine. Proporsi campuran pada berat total 12.000 gram per benda uji menghasilkan berat semen sebesar 360 gram (3%), 480 gram (4%), 600 gram (5%), dan 720 gram (6%). Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan bebas meningkat secara konsisten seiring bertambahnya kadar semen, yaitu 76,85 kg/cm² (3%), 111,22 kg/cm² (4%), 135,93 kg/cm² (5%), dan 164,14 kg/cm² (6%), Kadar semen 6% menghasilkan kuat tekan tertinggi dan ditetapkan sebagai kadar semen optimum pada rentang penelitian 3%-6%.
Kata kunci: Cement Treated Base, kadar semen, kuat tekan bebas, agregat, quarry Kakaskasen