Analisis Timbulan Dan Komposisi Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Bahu Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35793/khsw3k61Abstract
Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis timbulan dan komposisi sampah rumah tangga di Kelurahan Bahu, Kota Manado, serta mengetahui perbedaan timbulan sampah berdasarkan kategori tingkat kesejahteraan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan pengukuran langsung terhadap sampah rumah tangga selama tiga hari pengamatan. Sampel rumah tangga dikelompokkan ke dalam kategori Low, Mid, dan High berdasarkan pembagian desil tingkat kesejahteraan. Pengukuran meliputi berat, volume, timbulan, dan komposisi sampah yang mengacu pada SNI 3964:2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah rumah tangga di Kelurahan Bahu sebesar 1.849,83 kg/hari. Timbulan spesifik berdasarkan kategori adalah 0,536 kg/orang/hari untuk kategori Low, 0,5 kg/orang/hari untuk kategori Mid, dan 0,742 kg/orang/hari untuk kategori High. Hasil analisis komposisi berdasarkan berat menunjukkan bahwa sampah didominasi oleh plastik sebesar 47,65%, diikuti sampah organik sebesar 42,86%, kertas, karton dan kardus sebesar 7,00%, serta kain sebesar 2,63%. Berdasarkan volume, sampah plastik juga memiliki proporsi terbesar yaitu 69,37%, diikuti sampah organik sebesar 21,40%, kertas, karton dan kardus sebesar 6,71%, serta kain sebesar 1,50%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sampah plastik merupakan jenis sampah yang paling dominan baik berdasarkan berat maupun volume. Besarnya timbulan sampah yang dihasilkan menunjukkan perlunya dukungan fasilitas pengangkutan dan pengelolaan sampah yang memadai di Kelurahan Bahu.
Kata kunci: timbulan sampah, komposisi sampah, sampah rumah tangga, desil, Kelurahan Bahu, SNI 3964:2025