Penerapan The Pleasure of Architecture pada Youth Centre di Manado

Authors

  • Karry Umboh
  • Judy O. Waani
  • Aristotulus E. Tungka

DOI:

https://doi.org/10.35793/daseng.v6i1.16686

Abstract

Perkembangan arsitektur di Manado stagnan dan melambat pada arsitektur modern, Bernard Tschumi berpendapat bahwa arsitektur modern tidak menyenangkan, karena itu ia menulis esai yang berjudul The Pleasure of Architecture pada tahun 1977, yang mengkritisi arsitektur modern dan mengungkapkan hal-hal yang dapat membuat arsitektur menjadi menyenangkan. Pendekatan The Pleasure of Architecture, berupa metafora oleh karena itu digunakan Semiotika untuk menterjemahkan ke dalam bentuk arsitektur.

Perkembangan zaman selalu membawa pengaruh yang positif dan negative, tidak terkecuali berdampak pada remaja di Manado, dengan tingkat kenakalan remaja yang menunjukan tren meningkat, yang disebabkan lingkungan dan pergaulan yang salah. Wadah pendidikan informal dan pengembangan kreatifitas di luar sekolah, menjadi kebutuhan untuk mencegah dan meminimalisir kenakalann remaja berupa Youth Centre di Manado.

Dengan mengangkat pendekatan perancangan The Pleasure of Architecture, pada Youth Centre di Manado, dapat mengubah paradigma arsitektur di Manado, serta menambahkan karakter pada objek rancangan yaitu unik dan menyenangkan.

Kata Kunci : The Pleasure of Architecture, Kenakalan Remaja, Youth Centre, Manado

Downloads

Published

2017-07-25