GELANGGANG REMAJA DI MANADO. Folding Architecture

BIlly C. Bakarbessy

Abstract


Remaja merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita, perjuangan dan pembangunan bangsa. Pendidikan para remaja sangat berpengaruh atas kualitas edukasi para remaja, yang berdampak pada pembentukan karakter suatu daerah dalam pengembanganya. Kota Manado merupakan pusat Kota di daerah Sulawesi Utara. Masyarakat Kota Manado mempunyai permasalahan tersendiri atas pengembangan dan pembentukan karakter para remajanya. Maraknya kasus tawuran antar pelajar, penggunaan senjata tajam, narkoba dan minuman keras, menjadi hal yang tidak lasim lagi dalam lingkungan pergaulan muda mudi di Kota Manado. Kurangnya perhatian pada remaja menjadi dampak permasalahan tersebut. Untuk meminimalisir berkembangnya hal – hal negatif yang dilakukan para remaja, kiranya perlu di hadirkan suatu sarana sebagai penyaluran aktivitas minat dan bakat dan mampu mengalihkan kegiatan remaja pada hal-hal yang lebih positif. Fasilitas dan sarana yang bergerak di bidang olahraga, seni, iptek dan pengembang diri atau mutu bagi remaja sebagai wadah yang merupakan fasilitas pembinaan dan pengembangan fisik dan mental para remaja dalam bentuk edukatif, kreatif, dan rekreatif. Rancangan Gelanggang remaja di Manado ini dengan penerapan tema “Folding Architecture” diharapkan mampu menghadirkan sebuah icon yang mampu mewadahi para remaja dengan fasilitas-fasilitas penunjang yang layak Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasaran gelanggan remaja sebagai tempat olahraga dan kesenian mampu membantau para remaja mengembangkan bakatnya dengan baik sehingga para remaja menjadi lebih berprestasi.

 

Kata Kunci : Penyalur Minat Bakat, Remaja, Folding Architecture


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.