PUSAT REHABILITASI MEDIK DAN EDUKASI PENDERITA AUTIS DI KOTA MANADO. Biophilic Design

Tiffany B. M. Kandou, Jefrey I. Kindangen, Alvin J. Tinangon

Abstract


Beberapa contoh kasus ketidaknormalan pada anak berupa cacat fisik, cacat mental, gangguan perkembangan otak yang menjadi hambatan dalam tumbuh kembang anak, salah satunya adalah autis.Angka kelahiran anak setiap tahunnya meningkat dan tidak terlepas dari spektrum autistik. Ketersediaan wadah khusus penanganan penderita autis di kota manado masih minim dan tidak terlepas dari beberapa aspek yang yidak memenuhi kebutuhan maupun responsive terhadap perilaku penderita autis. Dibutuhkannya wadah yang memfasilitasi rehabilitasi medik dan edukasi bagi penderita autis yang juga responsive terhadap perilaku autis sehingga membantu proses terapi. Selain itu juga memiliki lokasi yang tepat dalam menunjang objek perancangan dan kolaborasi tema perancangan Biophilic Design yang mengintegrasikan alam.

Dalam melakukan kajian perancangan maka dilakukan metode pendekatan perancangan dengan mempelajari kajian tipologi objek, tapak dan lingkungannya serta kajian tema. Adanya proses analisis menuju sintesa melalui proses kerangka pikir yang melahirkan strategi perancangan proses desain yang berulang-ulang sehingga menghasilkan desain yang maksimal.

Pusat rehabilitasi medik dan edukasi penderita autis di Kota Manado menghadirkan tiga fasilitas fungsional yang mendukung bagi penderita autis yaitu fungsi pendidikan, fungsi kesehatan, dan fungsi hunian. Perancangan objek yang berkaitan dengan konsep terapi penderita autis memiliki beberapa strategi agar individu autis tidak hanya diberikan wadah begitu saja namun lewat wadah ini juga dapat membantu proses terapi penderita autis. Perancangan objek dengan pendekatan Biophilic Design adalah desain yang berlandaskan teori Biophilia dimana perancangannya berfokus pada hubungan manusia dan alam, selain itu alam juga sangat berpengaruh bagi kondisi fisik dan psikologis manusia. Perancangan ini menyediakan wadah yang khusus menfasilitasi dalam  penanganan terapi dan pendidikan penderita autis. Kolaborasi tema perancangan pada bangunan dapat berpengaruh positif bagi penderita autis dimana dapat merangsang sensorik otak penderita autis dalam  proses terapi maupun pendidikan dengan  menggunakan alam sebagi media.

 

Kata Kunci : Autis, Pusat Rehabilitasi Medik, Edukasi, Alam, Biophilic Design


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.