PLAZA KOMIK DI MANADO. Folding Architecture

Fricilia Lalamentik, Joseph Rengkung, Ricky Lakat

Abstract


Istilah komik menjadi hal yang sudah tidak asing lagi untuk di denga, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari seseorang bisa mendapatkan media komik di toko buku maupun rental buku yang telah tersebar di setiap tempat yang ada di Indonesia.

Di Manado sendiri sebenarnya terdapat beberapa sekolah seni/komik namun masih banyak orang yang belum mengetahui hal tersebut dikarenakan belum adanya informasi yang jelas. Dengan dibentuknya tempat khusus yang mewadahi kegiatan produksi komik serta tempat untuk melakukan eksebisi khususnya dalam bidang komik secara baik. Sesuai dengan namanya maka bangunan ini akan berfungsi sebagai studio komik serta menjadi tempat yang dapat menampung kegiatan-kegiatan tentang komik dan juga sebagai tempat pelepasan komik baru yang akan beredar dipasaran sesuai dengan fenomena yang ada.

Perancangan desain ini mengambil tema “Folding Architecture” ini karena mengambil unsur dasar dalam sebuah komik yaitu kertas karan tema ini juga dapat diartikan kedalam bahasa indonesia yaitu arsitektur melipat dimana dilihat dari sisi arsitektur tema ini juga bisa menggunakan unsur kertas didalamnya.

 

Kata Kunci : perkembangan komik di manado, plaza komik, folding architecture


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.