SEKOLAH TINGGI MUSIK GEREJA DI MANADO HARMONI DALAM ARSITEKTUR DAN KONTEMPORER

Jonas W. Pitoy, Joseph Rengkung

Abstract


Unsur-unsur dalam ibadah selain pemberitaan Firman Tuhan (khotbah), maka ada unsur satu lagi yang sangat penting yaitu puji-pujian dalam ibadah. Peranan musik yang sangat besar pengaruh dalam kebaktian ini sering diremehkan oleh penyelenggara kebaktian, padahal ini adalah salah satu unsur yang sangat vital dalam ibadah, karena meningkatkan kualitas musik dalam kebaktian maka kualitas ibadah akan semakin baik pula, dan ini membawa pengaruh positif bagi perkembangan jemaat.

Pemikiran yang terjadi di gereja-gereja saat ini ialah bahwa untuk melayani Tuhan dalam bidang musik tidak diperlukan keahlian yang “sangat” mendalam, dengan memiliki teknik bermain musik yang lumayan dan tidak perlu sekolah itu sudah di kategorikan cukup, hal ini sangat berbeda dengan pandangan yang seharusnya tertulis di Alkitab, di dalam Kitab Keluaran tertulis bahwa dalam kebaktian ada pada jaman itu, ada kumpulan orang yang dibentuk atas perintah Tuhan untuk melayani ibadah dalam bidang musik, mereka disebut ahli-ahli musik, melalui hal inilah maka sangat diperlukan orang-orang yang rindu melayani Tuhan dalam bidang musik dengan mengambil pendidikan formal sekolah musik.

Karena itu penulis merencanakan untuk merancang bangunan Sekolah Musik Gereja di Manado, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pendidikan bagi masyarakat di Sulawesi Utara yang berpusat di Kota Manado.

Sekolah Tinggi Musik Gereja di Manado ini adalah proyek yang merupakan fasilitas umum di bidang pendidikan. Musik di Manado beberapa tahun belakangan ini mulai menunjukkan perkembangan yang pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya, dan musik gerejawi pun menunjukkan hal yang serupa. Konsep atau tema perancangan yaitu “Harmoni dalam Arsitektur Kontemporer

Kata Kunci : Sekolah Tinggi, Musik, Gereja, Kontemporer.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.