Perbedaan Skor INA-MOCA pada Pemain Catur dan Bukan Pemain Catur

Scivo V. Pauran, Junita Maja P.S, Herlyani Khosama

Abstract


Abstract: Aging is progressive declining process of many body functions, including cognitive function. Cognitive function is a conscious mental activity such as thinking, memory, learning, as well as language, and can be evaluated by using INA-MoCA. Chess is a popular game that requires intelligence. Some researchers believe that there is a close relation between cognitive function and chess. This study was aimed to determine whether there was any difference between the cognitive function of chess players and non-chess player. This was an analytic study with a cross-sectional study. Primary data were obtained from INA-MoCA score of the chess players and non-chess players. The results showed that in non-elderly category, the average score of INA-MoCA indicated that chess players had higher cognitive functions than non-chess players (p=0.43). In elderly category, the average score of INA-MoCA indicated that the chess players had better cognitive function than the non-chess players by 2.77 (p=0.03). Conclusion: Either elderly or non-elderly, chess players had higher cognitive function than non-chess players.

Keywords: cognitive function, elder, chess, INA-MoCA

 

Abstrak: Menua adalah proses penurunan banyak fungsi tubuh yang progresif, termasuk penurunan kognitif. Fungsi kognitif adalah aktivitas mental secara sadar seperti berpikir, mengingat, belajar, dan bahasa. Salah satu evaluasi fungsi kognitif dengan menggunakan INA-MoCA. Permainan catur merupakan permainan yang populer dan memerlukan kecerdasan. Beberapa peneliti percaya bahwa ada hubungan yang erat antara fungsi kognitif dan permainan catur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan fungsi kognitif antara pemain catur dan bukan pemain catur. Jenis penelitian ialah analitik dengan desain potong lintang. Data primer ialah skor INA-MoCA pemain catur dan bukan pemain catur. Hasil penelitian pada kelompok bukan lansia, rerata skor INA-MoCA mengindikasikan pemain catur memiliki fungsi kognitif yang lebih tinggi daripada yang bukan pemain catur (p=0,43). Pada kelompok lansia, rerata skor INA-MoCA menunjukan pemain catur memiliki fungsi kognitif yang lebih baik daripada bukan pemain catur dengan selisih 2,77 (p=0,03). Simpulan: Fungsi kognitif pemain catur baik pada lansia maupun bukan lansia lebih baik daripada bukan pemain catur.

Kata kunci: fungsi kognitif, lansia, pemain catur, INA-MoCA


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ecl.5.1.2017.15459

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


page counter