Gambaran Penderita Infeksi Mata di Rumah Sakit Mata Manado Provinsi Sulawesi Utara Periode Juni 2017 - Juni 2019

Miranda Tehamen, Laya Rares, Wenny Supit

Abstract


Abstract: Eye infections are caused by viruses, bacteria, fungi, or parasites. Infections can be marked with red eyes, painful, watery, and light sensitive. This study was aimed to obtain the profile of eye infections in Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara (eye hospital) from July 2017 to June 2019. This was a retrospective and descriptive study using data of medical records at Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara. The results showed that there were 546 eye infection patients, and the most frequent eye infection was conjunctivitis (231 patients ~ 42.31%). Female patients were predominant than males (53.85% vs 46.15%). Based on occupation, housewifery was the most frequent occupation related to eye infections (110 patients ~ 20.15%). Based on age, eye infections mostly occured in the category of age 36-45 years (98 patients ~ 17.95%). Most patients’ complaint was red eye (295 patients ~ 54.03%). Based on location, eye infections mostly occured unilaterally (364 patients ~ 66.67%). In conclusion, eye infection patients were mostly females, at age of 36-45 years, housewifery, had red eye complaint, and located on unilateral side.

Keywords: prevalence of eye infections

 

Abstrak: Infeksi mata adalah penyakit yang terjadi akibat virus, bakteri, jamur atau parasit. Infeksi mata dapat ditandai dengan mata merah, terasa sakit, berair dan peka terhadap cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita infeksi mata di Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara periode Juni 2017-Juni 2019. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medik Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian mendapatkan 546 pasien infeksi mata dan jenis infeksi mata yang terbanyak ialah konjungtivitis yaitu 231 pasien (42,31%). Pasien berjenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan dengan jenis kelamin laki-laki (53,85% vs 46,15%). Berdasarkan pekerjaan, didominasi oleh pekerjaan sebagai ibu rumah tangga/IRT (110 pasien ~ 20,15%). Berdasarkan usia, terbanyak pada kategori usia 36-45 tahun (98 pasien ~ 17,95%). Berdasarkan keluhan yang dialami pasien didapatkan keluhan terbanyak ialah mata merah (295 pasien ~ 54,03%) dan berda-sarkan lokasi didapatkan terbanyak pada sisi unilateral mata (364 pasien ~ 66,67%). Simpulan penelitian ini ialah penderita infeksi mata terbanyak pada perempuan, usia 36-45 tahun, didominasi pekerjaan sebagai IRT, dengan keluhan mata merah, dan terdapat pada lokasi sisi unilateral.

Kata kunci: prevalensi infeksi mata


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35790/ecl.8.1.2020.26927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


page counter