Perbaikan Kualitas Tegangan Pada Jaringan Distribusi Primer 20 KV Di Kota Tahuna

Richard B. Laginda, Hans Tumaliang, Sartje Silimang

Abstract


Abstract— The development of Tahuna city as the center of the development of the regency of sangihe regency in the province of north sulawesi, every year is increasing in line with the lifestyle of the community and the rampant development center and the center of activities in the city until now, so that the people's need for electrical energy with it that can exceed the limits of 10%, but the voltage drop can be supplied in many ways wrong with the addition of load on the feeder. Calculation of voltage drop before installation. For caterpillar results obtained by 13.15% and for feeders. TONA of 15.37% while the calculation falls for the refresh rate of 30.77%. After mounting the power buffer on the Caterpillar, a 6.94% drop is obtained and for TONA 8.76% repeater, whereas in the CLOTHER of 10% the voltage drop for the repeater CITY, TONA and KOLONGAN meets the standard specified by PLN ie voltage drop should not be more than 10%.

 

 

Keywords: Distribution, Medium Voltage, Voltage Drop, Power Capacitor.

.

 

 

Abstrak— Perkembangan kota Tahuna sebagai pusat pengembangan wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi kini setiap tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya gaya hidup masyarakat dan maraknya pusat pembangunan dan pusat kegiatan publik di kota Tahuna sampai saat ini sehingga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan energi listrik.sehingga beban listrik meningkat dan mengakibatkan jatuh tegangan yang melebihi batas yaitu 10%, namun jatuh tegangan dapat diperbaiki dengan banyak cara salah satunya dengan penambahan kapasitor daya pada penyulang. Perhitungan jatuh tegangan sebelum dipasang kapasotor daya untuk penyulang Kota diperoleh hasil sebesar 13,15% dan untuk penyulang Tona sebesar 15,37% sedangkan perhitungan jatuh tegangan untuk penyulang kolongan 30,77%. Setelah pemasangan kapasitor daya pada penyulang Kota maka diperoleh jatuh tegangan sebesar 6,94%, dan untuk penyulang Tona 8,76%, sedangkan pada penyulang Kolongan sebesar 10% dengan demikian jatuh tegangan untuk penyulang Kota, Tona, dan Kolongan sudah memenuhi standar yang ditentukan oleh PLN yaitu jatuh tegangan tidak boleh lebih dari 10%.

Kata kunci— Distribusi , Jatuh Tegangan, Kapasitor daya, Tegangan menengah

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35793/jtek.7.2.2018.19553

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Diterbitkan oleh Program Studi Teknik Elektro UNSRAT, 

Print-ISSN : 2301-8402 Electronic-ISSN: 2685-368X