Rancang Bangun Sistem Kendali Automatic Transfer Switch Perusahaan Listrik Negara – Generator Set

Fernando Tawurisi, Glanny M.Ch. Mangindaan, Sartje Silimang

Abstract


Abstract The continuity of the distribution of electricity from the power plant to consumers cannot be guaranteed to be available at all times. This is due to the possibility of disruption that occurs at the power plant, transmission lines and distribution channels. To simplify the operation of the generator set, with the aim of increasing the reliability of the supply of electrical energy, we need a system that can work automatically in its control. This research produces an Automatic Transfer Switch (ATS) / Automatic Main Failure (AMF) tool that can move supplies from PLN to the generator or vice versa. The method used is to design a tool that can detect stresses at both sources and carry out the process of programming the tool. From several analyzes, ATS / AMF was able to acquire data in the form of voltage with an average error of 4.57 Vac. From the test results, it was found that there was a time lag between the interruption of PLN supply until the generator set was turned on and ready to be loaded for 15 seconds. And when PLN returns to normal, there is a lag time of less than 1 second in the transfer of supplies from the generator to PLN.

Keywords Automatic transfer Switch ; Automatic main Failure ; Control System ; voltage

 

Abstrak — Kontuinitas penyaluran energi listrik dari pusat pembangkit sampai ke konsumen tidak bisa dijamin tersedia setiap saat. Hal ini disebabkan adanya kemungkinan gangguan yang terjadi pada pusat pembangkit, saluran transmisi maupun saluran distribusi. Untuk mempermudah pengoperasian genset , dengan tujuan untuk meningkatkan keandalan penyediaan energi listrik, maka dibutuhkan suatu sistem yang dapat bekerja secara otomatis dalam pengontrolannya. Penelitian ini menghasilkan Alat Automatic transfer Switch (ATS) / Automatic Main Failure (AMF) yang dapat memindahkan suplai dari PLN ke Genset Ataupun Sebaliknya. Metode yang digunakan dengan merancang alat yang dapat mendeteksi tegangan pada kedua sumber serta melakukan proses pemrogrman pada alat. Dari beberapa analisa didapatkan, ATS/AMF mampu mengakuisisi data berupa tegangan dengan galat rata-rata sebesar 4,57 Vac. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa terdapat jeda waktu antara suplai PLN yang  mengalami gangguan sampai genset dihidupkan dan siap dibebani yaitu sebesar 15 detik. Dan pada saat PLN kembali normal didapatkan jeda waktu kurang dari 1 detik dalam perpindahan suplai dari genset ke PLN.

Kata Kunci — Automatic transfer Switch ; Automatic main Failure ; sistem kendali ; Tegangan 

Keywords


Automatic transfer Switch ; Automatic main Failure ; sistem kendali ; Tegangan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35793/jtek.8.3.2019.26651

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Diterbitkan oleh Prodi Teknik Elektro, Universitas Sam Ratulangi Manado

Print-ISSN : 2301-8402 Electronic-ISSN: 2685-368X