Analisis Kapasitas Mitigasi Karbon Ekosistem Mangrove di Provinsi Sulawesi Utara

Authors

  • Martina Langi Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia
  • Wawan Nurmawan Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi Manado, Indonesia

Keywords:

Mangrove, karbon biru, mitigasi iklim, Sulawesi Utara, stok karbon, faktor ekologis

Abstract

Perubahan iklim global ditandai oleh peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam menyerap dan menyimpan karbon biru, yang menjadikannya komponen strategis dalam mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas mitigasi karbon pada ekosistem mangrove di tiga lokasi berbeda di Provinsi Sulawesi Utara: Bunaken, Sondaken, dan Bitung. Pengukuran dilakukan terhadap stok karbon biomassa (atas dan bawah tanah) serta karbon tanah. Hasil menunjukkan bahwa total stok karbon tertinggi terdapat di Bunaken (781 ± 140 Mg C/ha), diikuti Sondaken (772 ± 131 Mg C/ha), dan terendah di Bitung (486 ± 81 Mg C/ha). Uji statistik Kruskal–Wallis mengindikasikan perbedaan signifikan antar lokasi (p = 0.0001). Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi stok karbon meliputi umur tegakan, indeks genangan, tingkat gangguan, dan salinitas. Studi ini menegaskan pentingnya menjaga integritas ekologis mangrove dalam strategi mitigasi berbasis ekosistem.

Published

2025-11-10

How to Cite

Langi, M., & Nurmawan, W. (2025). Analisis Kapasitas Mitigasi Karbon Ekosistem Mangrove di Provinsi Sulawesi Utara. Prosiding Seminar Nasional BIOREACT, 1(1), 1–6. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/bioreact/article/view/64910