Peran Mikroba dalam Degradasi Plastik dan Potensi Bioremediasi : Kajian Literatur
Keywords:
peran, mikroba, degradasi, plastik, bioremediasiAbstract
Sampah plastik hingga kini masih menjadi isu serius di kalangan peneliti hingga pemerhati lingkungan. Dari tahun 2015 hingga 2023 jumlah produksi plastik dunia menunjukkan pola peningkatan mencapai 413.8 juta ton. Sekitar 22-43% sampah plastik di seluruh dunia dibuang di tempat pembuangan akhir, di mana sumber dayanya terbuang sia-sia, menghabiskan ruang berharga, dan mengancam masyarakat. Pemanfaatan mikroba menjadi potensi solusi ramah lingkungan dan dapat diterapkan secara luas. Kajian ini bertujuan melakukan literatur review mengenai peran mikroba dalam proses degradasi plastik, dengan potensi bioremediasi sebagai solusi berkelanjutan terhadap polusi plastik global. Metode kajian litetarur yakni studi literatur dari jurnal nasional dan internasional. Penelusuran literatur melalui database Google, Google Scholar, Pubmed, Semantic Scholar, Web of Science dan Science Direct. Literatur yang digunakan yakni jurnal relevan dari tahun 2010 sampai 2025. Mikroba pendegradasi plastik menawarkan solusi melalui kemampuan alami mereka untuk memecah polimer sintetis menjadi monomer yang lebih sederhana, memanfaatkan enzim seperti kutinase, lipase, esterase, PETase, MHEtase. Beberapa mikroba menunjukkan potensi mendegradasi plastik seperti kelompok Bacillus, Ideonella, Pseudomonas, Trichoderma, Rhodococcus dengan efektifitas dan produksi enzim yang bervariasi. Kemajuan penelitian rekayasa genetik yakni peningkatan laju enzim PETase mendegradasi plastik hingga 10 kali lipat dari alami. Konsorsium bakteri rizosfer di mangrove dalam pengujian laboratorium menunjukkan potensi bioremediasi plastik PE selama inkubasi 90 hari. Manajamen plastik memerlukan sistem pengelolaan yang terintegrasi dengan mekanisme yang berjenjang yang mempercepat proses degradasi alami. Rekayasa genetik pada enzim dan mutasi mikroba dapat menjadi loncatan mengatasi pencemaran plastik yang semakin sulit dikendalikan.