Analisis Data Pasang Surut Laut Berdasarkan Pengukuran Lapangan di Pantai Meras, Kecamatan Bunaken Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.35799/bioreact.v1i1.65129Kata Kunci:
pasang surut, Pantai Meras, hidrodinamika pesisir, Sulawesi UtaraAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pasang surut air laut berdasarkan hasil pengukuran lapangan yang dilengkapi dengan data hidrografi di Pantai Meras, Kecamatan Bunaken, Sulawesi Utara. Pengukuran dilakukan secara langsung menggunakan patok tegak yang dipasang di garis pantai dengan interval waktu 15 menit selama 5 jam pengamatan. Data tinggi muka air laut dicatat secara sistematis untuk mengidentifikasi perubahan dari kondisi pasang menuju surut dan kembali ke pasang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tinggi muka air laut mengalami fluktuasi gradual, dimulai dari 54 cm pada awal pengukuran, menurun hingga titik minimum 19,8 cm pada pukul 13:16 WITA, dan meningkat kembali hingga 65 cm pada akhir pengamatan. Pola ini mengindikasikan tipe pasang surut harian (diurnal tide) yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi Bulan dan Matahari serta faktor morfologi perairan lokal. Analisis ini menegaskan bahwa dinamika pasang surut di Pantai Meras berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, termasuk padang lamun, mangrove, dan terumbu karang. Data primer yang diperoleh menjadi dasar penting untuk pemantauan hidrodinamika serta mendukung pengelolaan berkelanjutan sumber daya laut di wilayah pesisir Sulawesi Utara.