Penerapan Foot Massage dan Range of Motion (ROM) untuk mengatasi Restless Legs Syndrom pada Tn.I.S dengan Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani Hemodialisis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
DOI:
https://doi.org/10.35790/28a3r820Abstract
AbstrakLatar Belakang: Penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sering disertai komplikasi Restless Legs Syndrome (RLS), keletihan, dan gangguan rasa nyaman yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Foot massage dan Range of Motion (ROM) merupakan intervensi keperawatan berbasis bukti yang dapat membantu mengurangi keluhan tersebut. Tujuan: Menerapkan intervensi foot massage dan range of motion pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis untuk membantu mengurangi gejala Restless Legs Syndrome. Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada Tn. I.S di Ruangan Hemodialisis Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Intervensi foot massage dan latihan ROM diberikan selama lima hari disertai evaluasi perkembangan pasien degan menggunakan kuesioner IRLS (International Restless Legs Syndrome) dan wawancara secara langsung. Hasil: Setelah intervensi, terjadi penurunan gejala Restless Legs Syndrome, dihari pertama skor 32 dan hari terakhir secara bertahap skor menjadi 15. Kesimpulan: Penerapan foot massage dan Range of Motion sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan gejala Restless Legs Syndrome sehingga dirkomendasikan sebagai terapi komplementer atau terapi pendamping farmakologis dan meningkatkan kenyamanan pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.
Kata Kunci: Penyakit ginjal kronis, hemodialisis, foot massage, Range of Motion, Restless Legs Syndrome.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natalia Merentek, Fitriani, Gratsia Victoria Fernandez

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


