KARAKTERISTIK PENGERINGAN JAGUNG PIPIL MENGGUNAKAN ALAT PENGERING TIPE KUBAH SKALA KECIL

Authors

  • Safrijal Kader Unsrat
  • Ireine Adriana Longdong Universitas Sam Ratulangi
  • Dedie Tooy Sam Ratulangi University

DOI:

https://doi.org/10.35791/cocos.v17i1.58317

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah satu komoditi yang bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk di kembangkan karena kedudukanya sebagai sumber karbohidrat dan protein selain beras. Berdasarkan tingkat kebutuhan penggunaan jagung yang semakin meningkat maka dibutuhkan tindak lanjut atau perencanaan pasca panen. Hal ini dikarenakan jagung yang sudah dipipil memiliki tingkat kadar air yang cukup tinggi yaitu berkisar 17%-30%, sehingga mudah rusak jika tidak segera ditangani. Maka pada penelitian ini digunakan penanganan pasca panen jagung yaitu dengan cara pengeringan. Pengeringan merupakan proses pengurangan kadar air didalam produk yang melibatkan perpindahan kalor dan perpindahan massa. Keuntungan menggunakan alat pengering tipe kubah dibanding pengeringan tradisional adalah pengeringan menjadi dua kali lebih cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan langsung pada bahan yang akan dikeringkan. hasil pengamatan kemudian disusun dalam bentuk tabel dan grafik lalu dikaji secara deskriptif Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2023, di Jl Bhakti Abri Kel. Wawalintouan, Kec.Tondano Barat. Hasil penelitian dari pengeringan jagung pipil menggunakan Alat pengering tipe kubah skala kecil dapat disimpulkan sebagai berikut Rata-rata suhu pengeringan pada alat pengering, tertinggi 42,7°C dan rata-rata suhu terendah 38,9°C.Kelembaban relatif (RH) dalam alat tertinggi sebesar 33% di hari ketiga dan terendah sebesar 27%, di hari pertama dan kedua. Untuk kelembaban relatif (RH) di luar alat tertinggi sebesar 40% dan terendah sebesar 31%.Kadar air jagung pipil yang awalnya 44,35% hingga mencapai kadar air 10% membutuhkan waktu selama 18 jam dan untuk kontrol yang berada di luar alat dengan kadar air awal 49,70% turun menjadi 25,27% di hari dan waktu yang sama yaitu 18 jam.Laju pengeringan tertinggi yaitu sebesar 47,72%/jam dan terendah sebesar 12,44%/jam, sedangkan untuk kontrol laju pengeringan tertinggi sebesar 45,49%/jam dan terendah sebesar 24,28%/jam.

Downloads

Published

2025-06-07

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>