KAJIAN PERENDAMAN BUNGA POTONG KRISAN (Chrysanthemum sp.) PADA LARUTAN NUTRISI DAN PENAMBAHAN LARUTAN ELEKTROLIT TERHADAP MASA SIMPAN

Authors

  • Maesa W. Rambing Sam Ratulangi University
  • Ireine A. Longdong Sam Ratulangi University
  • Lady C.Ch.E. Lengkey Sam Ratulangi University

DOI:

https://doi.org/10.35791/cocos.v17i3.64782

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji perendaman bunga potong Krisan (Chrysanthemum sp.) pada larutan nutrisi dan penambahan larutan elektrolit terhadap masa simpan. Bunga Krisan merupakan tanaman berhari pendek yang mempunyai berbagai macam jenis dan varietas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengumpulkan data kuantitatif pada lima perlakuan perendaman dan tiga kali ulangan setiap perlakuannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan elektrolit 35 ml (air 1 L + gula 20 g + elektrolit Pocari Sweat 35 ml) merupakan konsentrasi terbaik untuk memperpanjang masa simpan bunga potong krisan. Perlakuan ini menghasilkan berat maksimum 23,36 g pada hari ke-9, diameter mekar maksimum 99,4 mm pada hari ke-10, serta volume larutan terserap sebesar 85 ml. Kondisi lingkungan selama penelitian menunjukkan suhu rata-rata 25,62°C dan kelembaban relatif 70,9%, yang mendukung kestabilan proses fisiologis bunga. Penambahan larutan elektrolit dalam larutan rendaman terbukti mampu memperlambat perubahan warna bunga dan menjaga kesegaran lebih lama dibandingkan perlakuan tanpa elektrolit atau dengan konsentrasi yang lebih rendah. Jadi, penambahan larutan elektrolit dengan konsentrasi 35 ml merupakan perlakuan paling efektif dalam memperpanjang masa simpan dan mempertahankan mutu bunga potong krisan, baik dari aspek berat, mekar kelopak, warna, maupun daya serap larutan.

Kata kunci: Bunga krisan, larutan elektrolit, masa simpan, kesegaran bunga potong

Downloads

Published

2025-09-26

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>