TERITORI DALAM RUANG PUBLIK MASYARAKAT KAMPUNG CINA DI KOTA MANADO.

Authors

  • Erlin N. Bawembang

DOI:

https://doi.org/10.35793/daseng.v6i1.16764

Abstract

Permukiman masyarakat kampung Cina merupakan salah satu permukiman tradisional yang wujud fisiknya sangat besar kaitannya dengan budaya Cina, mempunyai ciri dan karakteristik yang khas yang dibawa oleh masyarakat etnis Cina. Hampir seluruh kota-kota di Indonesia memiliki kawasan permukiman kampung Cina yang disebut juga dengan Pecinan, tak terkecuali Kota Manado. Berawal dari pembangunan benteng Fort Amsterdam yang mempekerjakan tenaga-tenaga orang Tionghoa hingga menetap dan beranak cucu dan
membentuk suatu permukiman etnis Tionghoa sampai sekarang dan lebih dikenal dengan istilah kampung Cina yang menjadi pusat perekonomian kota Manado. Perkembangan kota Manado yang semakin pesat dengan dibukanya lahan-lahan pemukiman yang baru dan pusat perdagangan yang dipindahkan di kawasan B on B, membuat identitas kampung Cina sebagai kawasan perdagangan mulai memudar walaupun kegiatan perdagangan masih terus berjalan hingga saat ini, namun keberadaan kampung Cina mulai terpinggirkan.
Identitas kampung Cina yang juga bagian dari kota lama Manado mulai tenggelam dan mulai ditinggalkan.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi teritori primer, teritori sekunder, dan teritori publik pada ruang publik masyarakat kampung Cina di kota Manado dan dalam mengungkap fenomena sosial yang terjadi secara alamiah, maka metode penelitian yang dilakukan terdiri dari, Observing Physical Trace ( pengamatan jejak fisik ) dan Behavioral Mapping ( pemetaan perilaku ). Untuk mendapatkan data-data di lapangan digunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil-hasil tersebut dideskripsikan sesuai dengan kondisi yang ada di lokasi penelitian.


Hasil penelitian teridentifikasi teritori dalam ruang publik di kampung Cina terkait dengan budaya dan kepercayaan yang mereka bawa. Teritori primer terletak pada area perdagangan jasa, pertokoan yang walaupun bersifat publik pada waktu tertentu, tanda teritori primer tetap diwujudkan di area ini. Teritori
sekunder ditemukan di area pedestrian, parkir, tempat ibadah atau di area-area peralihan sedangkan teritori publik ditemukan di semua kawasan kampung Cina karena peruntukannya untuk komersil namun diatur dengan aturan-aturan yang berlaku di kawasan kampung Cina


Kata Kunci : Teritori, Ruang Publik, Kampung Cina Kota Manado

Downloads

Published

2017-07-31