RUMAH SAKIT JIWA DI MANADO

Manifestasi Pendekatan Psikoneuroimonologi pada Ruang dan Bentuk Arsitektur

Authors

  • Lidya S. H. Rumajar
  • Alvin J. Tinangon
  • Ricky S. M. Lakat

DOI:

https://doi.org/10.35793/daseng.v14i3.66173

Abstract

Masalah pada kesehatan mental menjadi salah satu isu yang kompleks di Indonesia. Gangguan jiwa sangat mudah memicu gangguan fisik begitu juga sebaliknya, gangguan fisik menjadi alasan besar munculnya gangguan jiwa. Akan tetapi, stigma buruk terhadap gangguan jiwa menyebabkan banyak masyarakat tidak mau mencari bantuan sehingga menyebabkan banyaknya masalah kesehatan fisik dan mental. Di Kota Manado, sebagai kota terpadat di Sulawesi Utara, tekanan hidup meningkatkan kebutuhan akan layanan kesehatan jiwa yang ramah dan mudah diakses. Perancangan Rumah Sakit Jiwa di Manado dengan pendekatan Psikoneuroimunologi (PNI)—pendekatan yang mengintegrasikan psikologi, sistem saraf, dan sistem imun—dapat menjadi solusi yaitu menciptakan lingkungan RSJ yang dapat menyelesaikan masalah mental dan biologis sekaligus, sehingga lebih efisien dan fungsional untuk isu kesehatan mental. Dengan pendekatan tematik, tipologi, dan tapak, serta metode glass box, konsep perancangan dengan memanifestasikan prinsip-prinsip PNI ke dalam perancangan Arsitektural seperti elemen multisensorial, ruang fleksibel, sirkulasi sehat, dan manipulasi suasana, diharapkan dapat memicu hubungan positif antara psikologis dan imunitas, yaitu membantu menurunkan stres dan meningkatkan imunitas.

Kata kunci: Gangguan Jiwa, Rumah Sakit Jiwa, Psikoneuroimunologi, Manado.

Downloads

Published

2025-08-04