Perbandingan Kapasitas Vital Paksa Perokok Elektronik dan Perokok Tembakau

Authors

  • Imanuel L. Siwu Universitas Sam Ratulangi
  • Joice N. A. Engka Universitas Sam Ratulangi
  • Sylvia R. Marunduh Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v13i1.60617

Abstract

Abstract: Smoking can cause reduced lung function such as decreased forced vital capacity (FVC), heart diseases, and cancer. An electronic cigarette or vape is an electrically powerful device that heats an e-liquid aerosol containing propylene, glycerin, glycol, nicotine, and various additives to produce aerosols that can be breathed. Electronic cigarettes are popular because they are considered as safer and healthier device than conventional cigarettes since they do not contain tobacco that is hazardous to health. This study aimed to find out the comparison of forced vital capacity of electronic smokers with tobacco smokers among students of Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study with a cross-sectional study design. Samples consisted of 51 students obtained by using the purposive sampling method and met the inclusion and exclusion criteria. The results showed that highest percentages were found in respondents aged 20 years (39.2%), tobacco smokers (58.8%), and low FVC (76.5%). The independent sample t-test used to compare the FVC of electronic smokers with tobacco smokers obtained a p-value of 0.719 indicating there was no significant difference between the two groups. In conclusion, there is no significant comparison between the forced vital capacity values of electronic smokers and tobacco smokers among students of Universitas Sam Ratulangi.

Keywords: FVC, electronic smokers; tobacco smokers

  

Abstrak: Merokok dapat menyebabkan penurunan fungsi paru antara lain penurunan kapasitas vital paksa (KVP), penyakit jantung dan kanker. Rokok elektronik atau vape adalah sebuah perangkat berdaya listrik yang memanaskan aerosol e-liquid yang mengandung propilena, gliserin, glikol, nikotin dan berbagai perasa yang aditif untuk menghasilkan aerosol yang bisa di hirup. Rokok elektronik atau vape populer karena dianggap sebagai perangkat yang lebih aman dan sehat daripada rokok konvensional karena tidak memiliki kandungan tembakau yang berbahaya bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan KVP perokok elektronik dan perokok tembakau pada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi. Jenis penelitian ialah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel berjumlah 51 mahasiswa yang diperoleh dengan metode purposive sampling serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian mendapatkan persentase tertinggi pada responden berusia 20 tahun (39,2%), perokok tembakau (58,8%), dan hasil pengukuran KVP dengan nilai low (76,5%). Hasil uji independent sample t-test terhadap KVP perokok tembakau dan elektronik memperoleh nilai p=0,719, yang membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara nilai KVP perokok elektronik dan perokok tembakau. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat perbandingan bermakna antara nilai kapasitas vital paksa perokok elektronik dan perokok tembakau pada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi.

Kata kunci: kapasitas vital paksa; perokok elektronik; perokok tembakau

Author Biographies

Imanuel L. Siwu, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Joice N. A. Engka, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Sylvia R. Marunduh, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

Sherwood L. Introduction to Human Physiology (8th ed). Brooks/Cole: Cengage Learning; 2014.

Prihantini N, Batubara F. Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi paru pada mahasiswa FK UKI Melalui Pemeriksaan Spirometri. Jurnal Ilmiah WIDYA [Internet]. 2019;6(1):1–6. Available from: https://e-journal.jurwidyakop3.com/index.php/jurnal-ilmiah/index

WHO (World Health Organization). Tobacco [Internet]. 2023 [cited 2023 Sep 5]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tobacco

CDC (Central for Disease Control and Prevention). Smoking & Tobacco Use [Internet]. 2020 [cited 2023 Sep 5]. Available from: https://www.cdc.gov/tobacco/basic_information/health_effects/index.htm

Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia). Temuan Survei GATS: Perokok Dewasa di Indonesia Naik 10 Tahun Terakhir [Internet]. 2022 [cited 2023 Sep 5]. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/22060200005/temuan-survei-gats-perokok-dewasa-di-indonesia-naik-10-tahun-terakhir.html

Handayani L. Gambaran kebiasaan merokok pada usia dewasa di indonesia: Temuan hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021. Jurnal WINS. 2023;3(4):193–8. Available from: http://ojs.uho.ac.id/ index.php/winsjo

Widyantari D. Dampak penggunaan rokok elektrik (Vape) terhadap risiko penyakit paru. Lombok Medical Journal. 2023;2(1):34–8. Available from: http://journal.unram.ac.id/index.php/LMJ

Fadlilah S, Sucipto A, Aryanto E. Perbedaan kapasitas vital paru antara perokok dengan bukan perokok. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya. 2020;15(1):115–23. Available from: www.journal.stikeshangtuah-sby.ac.id

Pratiwi AF, Jatmiko WS, Nursanto D, Wahyu S. Hubungan usia dan merokok terhadap nilai kapasitas vital paksa (KVP) pada pasien PPOK stabil di BBKPM Surakarta. Proceeding Book National Symposium and Workshop Continuing Medical Education XIV [Publikasi Ilmiah]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2021 [cited 2023 Dec 20]. p. 675–88. Available from: http://hdl.handle.net/11617/12782

Barakati RV, Lintong F, Moningka MEW. Perbandingan kapasitas vital paksa paru pada mahasiswa perokok dan bukan perokok di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. eBiomedik. 2015;3(1):350–4.

Downloads

Published

2025-02-20

How to Cite

Siwu, I. L., Engka, J. N. A., & Marunduh, S. R. (2025). Perbandingan Kapasitas Vital Paksa Perokok Elektronik dan Perokok Tembakau . E-CliniC, 13(1), 91–95. https://doi.org/10.35790/ecl.v13i1.60617

Issue

Section

Articles