Gambaran Frekuensi, Lama Paparan, dan Tingkat Volume Penggunaan Headphone atau Earphone pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran

Authors

  • Evelyn Catalina Universitas Sam Ratulangi
  • Olivia C. P. Pelealu Universitas Sam Ratulangi
  • Rizki R Najoan Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v13i2.61265

Abstract

Abstract: Noise Induced Hearing Loss (NIHL) is a hearing impairment caused by exposure to noise. Excessive use of headphones or earphones beyond hearing thresholds can lead to NIHL. This study aimed to determine the frequency, duration of exposure, and volume level of headphone or earphone usage among medical students of Universitas Sam Ratulangi, Manado. This was a descriptive study with a cross-sectional design. Primary data were obtained using questionnaires through google form. The results showed that from 364 respondents, the majority were female (75%), used earphones only (77%), and preferred wireless devices (61%). Highest percentage were found in being exposed for 5–10 years (31%), using devices 1–2 days per week (44%), using devices for 1–2 hours per day (44%), preferred volume level below 60% (57%), while the others (43%) used ≥60%. In conclusion, a small proportion of 3rd semester students of the medical faculty of Universitas Sam Ratulangi are at risk of hearing loss due to using devices for more than five years with a volume level ≥60%, and a total weekly frequency exceeding seven hours, or fall into the unsafe category due to using devices more than four hours per day with a total weekly frequency exceeding 28 hours even though the volume level is <60%.

Keywords: headphone; earphone; frequency of usage; duration of exposure; volume level

  

Abstrak: Noise Induced Hearing Loss (NIHL) adalah gangguan pendengaran akibat pajanan bising. Penggunaan headphone/earphone berlebihan dan melebihi ambang batas pendengaran dapat menyebabkan NIHL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran frekuensi, lama paparan, dan tingkat volume penggunaan headphone atau earphone pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan desain potong lintang. Data primer diperoleh dari pengisian kuesioner melalui google form.  Hasil penelitian mendapatkan dari 364 responden, mayoritas berjenis kelamin perempuan (75%), hanya menggunakan earphone (77%), dan menggunakan wireless (61%). Persentase tertinggi didapatkan pada responden telah terpapar perangkat 5-10 tahun (31%), memiliki kebiasaan menggunakan 1–2 hari dalam seminggu (44%), menggunakan 1–2 jam dalam sehari (44%), lebih menyukai tingkat volume <60% (57%) sedangkan responden lainnya (43%) menyukai tingkat volume ≥60%. Simpulan penelitian ini ialah sebagian kecil mahasiswa semester 3 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado berisiko mengalami gangguan pendengaran karena menggunakan perangkat selama lebih dari 5 tahun dengan tingkat volume ≥60% dan total frekuensi mingguan melebihi 7 jam, atau termasuk dalam kategori tidak aman karena menggunakan lebih dari empat jam perhari dengan total frekuensi mingguan melebihi 28 jam meskipun tingkat volume <60%.

Kata kunci: headphone; earphone; frekuensi penggunaan; lama paparan; tingkat volume

Author Biographies

Evelyn Catalina, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

 

Olivia C. P. Pelealu, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepada dan Leher Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

 

Rizki R Najoan, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepada dan Leher Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

World Health Organization. New WHO-ITU standard aims to prevent hearing loss among 1.1 billion young people. 2019. Available from: https://www.who.int/news/item/12-02-2019-new-who-itu-standard-aims-to-prevent-hearing-loss-among-1.1-billion-young-people

Armia PB, Halim R, Nasution SH. Studi kualitatif gangguan pendengaran akibat bising/noise induced hearing loss (NIHL) pada Marshaller di Bandar Udara Sultan Thaha Kota Jambi tahun 2020. J Kesmas Jambi. 2021;5(1):41–53. Available from: https://doi.org/10.22437/jkmj.v5i1.12400

Sharma S. Hazards of earphone usage among adolescent. Health Educ Res. 2019;26(2):254–64. Available from: https://www.jpns.in/article-details/9156

Poluan FH. The effect of headset/earphone use on hearing decrease. J Drug Deliv Ther. 2022;12(2-S):30–3. Available from: https://doi.org/10.22270/jddt.v12i2-S.5260

American Speech-Language-Hearing Association. Loud Noise Dangers [Internet]. [cited 2024 Sep 4]. Available from: https://www.asha.org/public/hearing/loud-noise-dangers/

World Health Organization. Safe listening devices and systems: a WHO-ITU standard [Internet]. Bulletin of the World Health Organization. Geneva; 2019. Available from: http://search.ebscohost.com/login.aspx? direct=true&AuthType=cookie,ip,shib&db=rzh&AN=2012992116&site=ehost-live`

Setyawan FEB. Prevention of noise induced hearing loss in worker: A literature review. J Kedokt dan Kesehat Indones. 2021;12(2):182-190. Available from: https://doi.org/10.20885/JKKI.Vol12.Iss2.art12.

Pohan DM, Fadli MZ, Duhitatrissari F. Efek Pola pemakaian headphone atau earphone terhadap timbulnya keluhan tinitus pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. J Kedokteran Komunitas. 2023;11(1). Available from: https://jim.unisma.ac.id/index.php/jkkfk/article/viewFile/21207/15775

Triansyah I, Dewi NP, Vani AT, Abdullah D, Zulkarnaini A. Edukasi Penggunaan Berbagai Jenis Headset Pada Generasi Z. Nusant Hasana J. 2021;4(2):102–108. https://doi.org/10.59003/nhj.v4i2.1174.

Naren, Elhence A, Chamola V, Guizani M. Notice of retraction: electromagnetic radiation due to cellular, wi-fi and bluetooth technologies: How safe are we? IEEE Access. 2020;8:42980–3000. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2020.2976434

Angelita MK, Yahya A, Duhitatrissari FP. Lama paparan dan tingkat volume headphone atau earphone meningkatkan resiko gangguan dengar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Jurnal Kedokteran Komunitas. 2023:1–10. Available from: https://jim.unisma.ac.id/index.php/ jkkfk/article/view/24323

Setiani L, Syakila N, Yusni. Hubungan lama paparan penggunaan earphone terhadap terjadinya gangguan pendengaran akibat bising pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. J Kedokt Nanggroe Med [Internet]. 2018;1(2):17–26. Available from: http://www.jknamed.com/jknamed /article/view/51/19

Widen SE, Basjo S, Moler C, Kahari K. Headphone listening habits and hearing thresholds in Swedish adolescents. Noise Health. 2017;19(88):125. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5501022/

Kim G, Shin J, Song C, Han W. Analysis of the actual one-month usage of portable listening devices in college students. Int J Environ Res Public Health. 2021;18(16):1–11. Available from: https://doi.org/ 10.3390/ijerph18168550

Susiyanti E, Imanto M. Efek penggunaan earphone sebagai faktor resiko kejadian noise induced hearing loss. J Major. 2020;9(2):63-6. Available from: https://doi.org/10.33024/jikk.v10i3.9488.

Bashirudin J, Soetirto I. Buku Ajar Ilmu THT (7th ed). Jakarta: FK UI; 2012.

Laoh A, Rumampuk JF, Lintong F. Hubungan penggunaan headset terhadap fungsi pendengaran pada mahasiswa angkatan 2012 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. J Kedokt Komunitas dan Trop. 2015;3(3):142–7. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmr/article/view/22313

Downloads

Published

2025-05-01

How to Cite

Catalina, E., Pelealu, O. C. P., & Najoan, R. R. (2025). Gambaran Frekuensi, Lama Paparan, dan Tingkat Volume Penggunaan Headphone atau Earphone pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran . E-CliniC, 13(2), 295–300. https://doi.org/10.35790/ecl.v13i2.61265

Issue

Section

Articles