Gambaran Kekerasan Seksual dan Tingkat Stres pada Mahasiswa Salah Satu Institusi di Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.35790/ecl.v13i3.62668Abstract
Abstract: Sexual violence cases continue to occur anytime and anywhere. Ironically, higher education institutions, which should serve as a place for gaining knowledge, have instead become locations where sexual violence occurs. One of the impacts of sexual violence is its effect on the victims' psychological well-being, including experiencing stress. Student victims of sexual violence may experience a decline in academic performance, difficulty concentrating, and challenges in forming interpersonal relationships. This study aimed to describe the sexual violence and stress level among university students in North Sulawesi. This was a quantitative study with a probability sampling technique, specifically simple random sampling, involving 91 students of 3rd, 5th and 7th semesters of Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi, as respondents. The results revealed that the most commonly experienced stress level was moderate stress (74.7%), followed by severe stress (14.3%), and mild stress (11%). The study also provides an overview of stress levels based on respondent characteristics such as age, gender, religion, ethnicity, and birth order. In conclusion, students who have experienced sexual violence most commonly exhibit moderate stress levels, followed by severe stress, with mild stress being the least common.
Keywords: university students; sexual violence; stress level
Abstract: Kasus kekerasan seksual hingga kini masih banyak terjadi di mana pun dan kapan pun. Ironisnya perguruan tinggi yang seharusnya menjadi wadah untuk menuntut ilmu, kini malah menjadi tempat terjadinya kasus kekerasan seksual. Kekerasan seksual berpengaruh terhadap psikologis korban, termasuk mengalami stres. Mahasiswa korban kekerasan seksual mungkin akan mengalami penurunan prestasi akademik, sulit berkonsentrasi serta sulit dalam menjalin hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kekerasan seksual dan tingkat stres pada mahasiswadi Sulawesi Utara. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan teknik pengambilan data probability sampling yaitu simple random sampling dengan melibatkan 91 mahasiswa semester 3, 5 dan 7 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi sebagai responden. Hasil penelitian mendapatkan tingkat stres yang paling banyak dialami yaitu stres sedang (74,7%), kemudian stres berat (14,3%) dan stres ringan (11%). Penelitian ini juga memberikan gambaran tentang tingkat stres berdasarkan karakteristik responden yaitu usia, jenis kelamin, agama, suku bangsa urutan kelahiran. Simpulan penelitian ini ialah mahasiswa yang pernah mengalami kekerasan seksual paling banyak memiliki tingkat stres sedang, diikuti stres berat dan stres ringan.
Kata kunci: mahasiswa; kekerasan seksual; tingkat stres
References
Adinda Y, Wulandari, Saefudin Y. Dampak psikologis dan sosial pada korban kekerasan seksual: perspektif viktimologi. Jurnal Review Pendidik dan Pengajaran. 2024;7(1):296–302. Doi: https://doi.org/ 10.31004/jrpp.v7i1.23623
Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/ Details/188450/permendikbud-no-30-tahun-2021
Makin O. Karakteristik kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal Ilmu Pendidik dan Keislam. 2023;3(3):391–6. Available from: https://jipkis.stai-dq.org/index.php/home/issue/view/9%0Ap-ISSN
Bintang C, Manurung M, Ghufriani DR, Winata H, Aria M, Akbar T, et al. Analisis kekerasan seksual di lingkungan kampus menurut perspektif hukum dan masyarakat. Media Hukum Indonesia. 2024;2(2):259–65. Available from: https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/index%0AApril-June-2024.
Susan IR, Isni Herawati1 YM. Tingkat stres berhubungan dengan mekanisme koping pada mahasiswa tingkat 1 Sarjana Keperawatan. Br Med J. 2020;2(1):1333–6. Available from: http://jurnal. globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Cahya TP, Dian RS. Instrumen “Perceive Stress Scale” online sebagai alternatif alat pengukur tingkat stress secara mudah dan cepat. Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat UNDIP-UNNES 2019. p. 311-4. Available from: https://proceedings.undip.ac.id/index.php/semnasppm2019/article/view/119/138
Dewi AAPK. Gambaran tingkat stres mahasiswa dalam pembelajaran online pada situasi pendemi Covid-19 di Institut Teknologi dan Kesehatan Bali [Skripsi]. Institusi Teknologi dan Kesehatan. 2021. Available from: https://repository.itekes-bali.ac.id/journal/detail/848/
Rosyad YS. Tingkat stres mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta dalam menyusun skripsi tahun akademik 2018/2019. Cahaya Pendidik. 2019;5(1):56–64. Doi:10.33373/chypend.v5i1.1872
Ambarwati PD, Pinilih SS, Astuti RT. Gambaran tingkat stres mahasiswa. Jurnal Keperawatan. 2017;5(1):40-7. Doi: https://doi.org/10.26714/jkj.5.1.2017.40-47
Indrawati. Gambaran stres mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Uin Alauddin Makassar [Skripsi]. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin; 2018. Available from: https://repositori.uin-alauddin.ac.id/11432/1/Indrawati 70200113049.pdf
Afifah EM, Kumolohadi RAR. Hubungan religiusitas dan stres pada individu Muslim dewasa awal. Jurnal Riset Psikologi. 2022;105–8. Doi: https://doi.org/10.29313/jrp.v2i2.1599
Rofiqoh L. Pengaruh religiusitas terhadap stres pada mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta [Skripsi]. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta; 2018. Available from: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/3243%0AActions
Rahman A, Anjelina A, Astuti W, Syarif F, Eriza S, et al. Kontribusi social support terhadap tingkat stres akademik pada mahasiswa psikologis Bukittinggi. Jurnal Empati. 2024;13(2):248–56. Doi: https://doi.org/10.14710/empati.2024.44855
Sari FH, Fithriyah S, Hernawan B. Sutrisna ES. Hubungan anak pertama dan pola asuh orang tua dengan tingkat stres pada dewasa muda. Proceeding 17th Contin Med Educ. 2024; Available from: https://proceedings.ums.ac.id/kedokteran/article/view/4428/4073
Azzahra PDU, Ikhtiariza D, Salamah H, Syahfitri AM, Nabila NN. Analisis kasus kekerasan seksual mahasiswi UNRI terhadap Permendikbudristek No 30 Tahun 2021. Pharmacogn Mag. 2021;75:399–405. Available from: https://jom.untidar.ac.id/index.php/lontarmerah/article/view/2250
Sofiarani A. Hubungan tingkat stres terhadap motivasi belajar mahasiswa keperawatan skripsi [Skripsi]. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung; 2022. Available from: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/29826%0A
Sinaga FP. Hubungan strategi koping dengan tingkat stres pada siswi di asrama Santa Theresia Medan tahun 2019 [Skripsi]. Medan: STIKES Elisabeth; 2019. Available from: https://repository1.stikeselisabethmedan.ac.id/ files/original/ e599d415d11e48bcf8c06a0df049c72eca433af0.pdf
Bahroen SUA, Novryanti D, Utami T. Hubungan tingkat stress dengan mekanisme koping mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir di Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Jurnal Public Heal Innovation. 2023;03(2):257–64. Doi: https://doi.org/10.34305/jphi.v3i02.753
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Evelin S. Paendong, Lydia E. V. David, Jehosua S. V. Sinolungan, Cicilia Pali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors hold their copyright and grant this journal the privilege of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that permits others to impart the work with an acknowledgment of the work's origin and initial publication by this journal.
Authors can enter into separate or additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (for example, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its underlying publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).


