Pemodelan Dan Simulasi Komputasi Untuk Analisis Perubahan Garis Pantai Dan Pemilihan Formasi Groin

Computational modeling and simulation for shoreline change analysis and groin formation selection

Authors

  • Kurniawan Munirianto Hi. Sabatun Student of Sam Ratulangi University
  • Ariestides K.T. Dundu
  • Arthur H. Thambas

Abstract

Abstract Mahembang Beach is part of Minahasa Regency which has an attraction as a domestic tourism destination. In this scientific work, modeling will be carried out in the GENESIS application using groins and see its effect on shoreline changes that will occur for the next 10 years at Mahembang beach. And also several groin formations will be carried out in the form of several variations based on the distance between groins and choose which variation has a balance between scour and sediment addition that occurs on Mahembang beach. Before using GENESIS for modeling, calculations were made to obtain the values of wave height and wave period. Then the wave data is used in the calculation of groin length and distance between groins. Then, the groin formation series was divided based on the distance between groins from variation I to variation V. The formation selection is done to see how far the shoreline changes that occur with several variations and see if in some of these variations there is an average value of shoreline changes closer to zero. The results of Variation IV modeling have an average value of -0.04 closer to zero than the actual distance with an average value of 0.11 m, which means that scour and addition are more balanced in Variation IV.

Key words— ( Shoreline Change, Groin Formation, Mahembang Beach )

 

Abstrak — Pantai Mahembang merupakan bagian dari Kabupaten Minahasa yang mempunyai daya tarik sebagai  tujuan pariwisata dalam negeri. Dalam karya ilmiah ini akan dilakukan pemodelan di aplikasi GENESIS dengan menggunakan groin dan melihat pengaruhnya terhadap perubahan garis pantai yang akan terjadi selama 10 tahun yang akan datang di pantai Mahembang. Dan juga akan dilakukan beberapa formasi groin yang berupa beberapa variasi berdasarkan jarak antar groin dan memilih variasi mana yang memiliki keseimbangan antara gerusan dan penambahan sedimen yg terjadi di pantai Mahembang. Sebelum menggunakan GENESIS untuk pemodelan, dilakukan perhitungan untuk mendapatkan nilai dari tinggi gelombang dan periode gelombang. Kemudian data gelombang tersebut digunakan dalam perhitungan panjang groin dan dan jarak antar groin. Kemudian dilakukan pembagian formasi groin seri berdasarkan jarak antar groin variasi I sampai variasi V. Pemilihan formasi dilakukan untuk melihat seberapa jauh perubahan garis pantai yang terjadi dengan beberapa variasi dan melihat apakah dalam beberapa variasi ini terdapat nilai rata-rata perubahan garis pantai lebih mendekati nol . Hasil Pemodelan Variasi IV memiliki nilai rata-rata -0.04 lebih mendekati angka nol dibandingkan jarak sebenarnya dengan nilai rata-rata 0.11 m yang artinya gerusan dan penambahan lebih seimbang terjadi pada Variasi IV..

Kata kunci — Perubahan Garis Pantai, Formasi Groin, Pantai Mahembang.

Downloads

Published

2024-12-27