KOMPOSISI DAN KEPADATAN SAMPAH LAUT PADA TIGA BAGIAN DARI PANTAI MANGATASIK KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA

Authors

  • Samuel L. Opa Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Rama P. Kambey Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Roles R. Rumengan Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Bulfrit B. Rajagukguk Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Vivi A. Pamikiran Institut Sains dan Teknologi Esa Trinita

DOI:

https://doi.org/10.35800/jplt.11.3.2023.54253

Keywords:

Sampah Laut; Komposisi; Kepadatan; Pantai Mangatasik

Abstract

Marine debris is solid material from anthropogenic activities which then ends up in the coastal and
marine environment. Mangatasik Beach is a tourist attraction that is often visited by visitors to enjoy the
beauty of nature and beautiful scenery, these tourism activities along with other human and natural
activities are thought to be a source of marine debris. This study aims to determine the composition and
density of meso and macro marine debris in Mangatasik Beach in three areas, namely the upper, middle
and lower parts of the beach. Three observation transects with one replicate were stretched 50 m long
and 2 m wide. There were nine types of marine debris materials consisting of plastic, plastic foam, cloth,
rubber, metal, glass and ceramics, paper and cardboard, wood, and other materials. The total weight of
meso debris was found to be 360.80 g and macro debris was found to be 11,097 g. The heaviest meso
debris composition was found at the upper part by the plastic foam material type at 46.62% (53.85 g).
The heaviest composition of macro debris was found at the lower part by other types of materials by
60.28% (1,232.80 g). The highest meso debris density in the upper part with the type of plastic foam
material with a value of 0.280 items/ m2
, as well as from the upper part also the highest macro debris
density was obtained with the type of plastic material at a value of 0.820 items/ m2
.
Keywords: Marine Debris, Composition, Density, Mangatasik Beach


ABSTRAK
Sampah laut merupakan material padat dari kegiatan antropogenik yang kemudian berakhir di
pesisir dan lingkungan laut. Pantai Mangatasik merupakan objek wisata yang sering dikunjungi oleh
pengunjung untuk menikmati keindahan alam dan pemandangan yang asri, aktivitas wisata tersebut
bersama aktivitas manusia dan alam lainnya diduga menjadi sumber sampah laut. Penelitian ini
bertujuan melihat komposisi dan kepadatan sampah laut meso dan makro di Pantai Mangatasik pada
tiga area, yaitu bagian atas, tengah, dan bawah dari pantai. Tiga transek pengamatan dengan satu
ulangan dibentangkan sepanjang 50 m dan lebar 2 m. Terdapat sembilan jenis bahan sampah laut terdiri
atas plastik, busa plastik, kain, karet, logam, kaca dan keramik, kertas dan kardus, kayu, dan bahan
lainnya. Total berat sampah meso didapatkan sebanyak 360,80 gr dan sampah makro didapatkan
sebanyak 11.097 gr. Komposisi sampah meso paling berat terdapat pada bagian atas oleh jenis bahan
busa plastik sebesar 46,62% (53,85 gr). Komposisi sampah makro yang paling berat terdapat pada
bagian bawah oleh jenis bahan lainnya sebesar 60,28% (1.232,80 gr). Kepadatan sampah meso tertinggi
di bagian atas dengan jenis bahan busa plastik dengan nilai 0,280 item/m2
, begitu pula dari bagian atas
juga kepadatan sampah makro tertinggi didapatkan dengan jenis bahan plastik pada nilai 0,820 item/m2
.
Kata Kunci: Sampah Laut, Komposisi, Kepadatan, Pantai Mangatasik

References

Andakke, N. J., Tarya, A. 2022. Variasi Sampah Laut di Teluk Manado dan Sekitarnya. Jurnal lmiah Platax, 10(2), 224–238.

Bangun, S., Sangari, J., Tilaar, F., Pratasik, S., Salaki, M., Pelle, W. 2019. Marine Debris Composition on Tasik Ria Beach, Tombariri, Minahasa Regency. Jurnal Ilmiah PLATAX, 7(1), 320-328.

Bettencourt, S., Costa, S., Caeiro, S. 2021. Marine litter: A Review of Educative Interventions. Marine Pollution Bulletin, 168, 1-17.

Cordova, M.R. 2017. Pencemaran Plastik di Laut. OSEANA, 42(3), 21 – 30.

Fazey M. F. C., Ryan, P. G. 2016. Debris Size and Buoyancy Influence The Dispersal Distance of Stranded Litter. Marine Pollution Bulletin, 110(1), 371-377.

GESAMP. 2019. Guidelines or The Monitoring and Assessment of Plastic Litter and Microplastics in The Ocean (Kershaw P.J., Turra A. and Galgani F. editors), (IMO/FAO/UNESCO-IOC/UNIDO/WMO/IAEA/UN/UNEP/UNDP/ISA Joint Group of Experts on the Scientific Aspects of Marine Environmental Protection). Rep. Stud. GESAMP 99. p 130.

Iswanto, Sudarmadji, Wahyuni, E.T., Sutomo, A.H. 2019. Household Hazardous Solid Waste (HHSW) Management Schemes in Sleman Regency for Future. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., 256, 1-9.

Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., Law, K. L. 2015. Plastic Waste Inputs from Land Into the Ocean. Science, 347(6223), 768–771.

KLHK. 2017. Pedoman Pemantauan Sampah Pantai. Jakarta: Dirjen Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Pesisir Dan Laut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 46 hal.

Lasut, M. T., Pane, L. R., Doda, D. V. D., Kumurur, V. A., Warouw, V., Mamuaja, J. M. 2021. Seasonal variation of marine debris at Manado Bay (North Sulawesi, Indonesia). IOP Conference Series: Earth and Environmental Sciences, 744(012038), 1-10.

Lebreton, L. C. M., van der Zwet, J., Damsteeg, J.-W., Slat, B., Andrady, A., Reisser, J. 2017. River Plastic Emissions to The World’s Oceans. Nature Communications, 8, 15611.

Lippiatt, S., Opfer, S., Arthur, C. 2013. Marine Debris Monitoring and Assessment. NOAA Technical Memorandum NOS-OR&R-46. p 82.

Pane, L. R., Pelle, W. E., Undap, S. J., Rumampuk, N. D. C., Warouw, V., Mamuaja, J. M., Lasut, M.T. 2020. Jenis, Komposisi, dan Kepadatan Sampah Laut di Teluk Manado, Sulawesi Utara, pada Musim Hujan, Aquatic Sciences and Management, 8(1), 1–7.

Pawar, P.R., Shirgaonkar, S.S., Patil, R.B. 2016. Plastic Marine Debris: Sources, Distribution and Impacts on Coastal and Ocean Biodiversity. Oceanography, 3, 40–54.

Pelamatti, T., Fonseca-Ponce, I.A., Rios-Mendoza, L.M., Stewart, J.D., Marin-Enriquez, E., Marmolejo-Rodrigu-Ez, A.J., Hoyos-Padilla, E.M., Gal-Van-Magana, F., Gonza-Lesar-Mas, R. 2019. Seasonal Variation In The Abundance Of Marine Plastic Debris In Banderas Bay Mexico. Marine Pollution Bulletin, 145, 604-610.

Polii, L. T. F., Laloma, A., Londa, V. Y. 2022. Pengembangan Objek Wisata Pantai Mangatasik sebagai Salah Satu Potensi Perekonomian Masyarakat Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jurnal Administrasi Publik, 8(116), 1-9.

Riksfardini, M., Asmara, Q. 2023. Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan Sampah Laut di Wilayah Pesisir Muara Angke Jakarta Utara. Pentahelix, 1(2), 217-236.

Ulfah, U. M., Widodo, W., Said, B. D., Widodo, P., Saragih, H. J. R., Suwarno, P. 2023. Indonesia's Policy in Addressing Marine Debris. International Journal of Humanities Education and Social Sciences, 3(3),1398-1405.

UNEP. 2021. From Pollution to Solution: A Global Assessment of Marine Litter and Plastic Pollution. United Nations Environment Programme Nairobi. p 146.

Winda, S., Sulkifli, Hasanah, M. N., Nadya, Dzulkarnain, M. A., Nurtika, S. K. 2022. Pengelolaan Limbah Plastik Menjadi Biogas di Pesisir Pantai Galesong. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 5(1), 67-70.

Zink, T., Geyer, R., Startz, D. 2017. Toward Estimating Displaced Primary Production from Recycling: A Case Study Of U.S. Aluminum. Journal of Industrial Ecology, 22, 314-326

Downloads

Published

2023-10-07

How to Cite

Opa, S. L., Kambey, R. P., Rumengan, R. R., Rajagukguk, B. B., & Pamikiran, V. A. (2023). KOMPOSISI DAN KEPADATAN SAMPAH LAUT PADA TIGA BAGIAN DARI PANTAI MANGATASIK KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA. JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS, 11(3), 274–284. https://doi.org/10.35800/jplt.11.3.2023.54253