Density of Sea Urchin Species (Echinoidea) in The Intertidal Zone of Taruan and Gemeh Subdistricts of Gemeh, Talaud Islands Regency
DOI:
https://doi.org/10.35800/jplt.13.3b.2025.64776Keywords:
Bulu babi; keanekaragaman; kepadatan; dominansi;TalaudAbstract
Sea urchins (Echinoidea) are important organisms in intertidal areas that contribute to maintaining the balance of the coastal marine environment. This study aims to identify the level of diversity, population density, and dominance of sea urchin species found in the intertidal zone of Taruan Village and Gemeh Village, Talaud Islands Regency. Data were collected using the 1 × 1 meter belt transect method in the two locations. The results showed that Taruan Village had more species, namely seven species, compared to Gemeh Village which only had four species. The highest density value was recorded in Taruan at 10.5 ind/m², while in Gemeh it was 6.2 ind/m². The diversity index (H') was in the range of 1.220 to 1.662 and belonged to the medium category, while the dominance index (C) value ranged from 0.230 to 0.324, indicating the absence of a significantly dominating species. Environmental parameters such as salinity, temperature, and pH in both locations are within the range that supports the survival of sea urchins. The results of this study should serve as an initial reference for efforts to conserve and manage sustainable marine resources in the Talaud Island region.
Keywords:. sea urchins diversity, density, dominance, Talaud
Abstrak
Bulu babi (Echinoidea) merupakan organisme penting di kawasan intertidal yang berkontribusi dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman, kepadatan populasi, dan dominansi spesies bulu babi yang terdapat di zona intertidal Desa Taruan dan Desa Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode belt transek berukuran 1×1 meter di dua lokasi tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Desa Taruan memiliki jumlah spesies lebih banyak, yaitu tujuh spesies, dibandingkan Desa Gemeh yang hanya memiliki empat spesies. Nilai kepadatan tertinggi tercatat di Taruan sebesar 10,5 ind/m², sedangkan di Gemeh sebesar 6,2 ind/m². Indeks keanekaragaman (H') berada pada kisaran 1,220 hingga 1,662 dan tergolong dalam kategori sedang, sedangkan nilai indeks dominansi (C) berkisar antara 0,230 hingga 0,324, yang mengindikasikan tidak adanya spesies yang mendominasi secara signifikan. Parameter lingkungan seperti salinitas, suhu, dan pH di kedua lokasi berada dalam kisaran yang mendukung kelangsungan hidup bulu babi. hasil penelitian ini seharusnya dapat menjadi referensi awal dalam upaya pelestarian dan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan di wilayah Kepulauan Talaud.
Kata kunci: bulu babi, keanekaragaman, kepadatan, dominansi, Talaud
References
Afifudin, A., Milla, I., Maiyasa, R. 2014. Profil Asam Lemak dan Asam Amino Gonad Bulu Babi. Jurnal Ilmu Kelautan, 5(1), 10-18.
Aljizat, A., Sahri, A., Tania, A. R., Kusrini, M. D. 2022. Keanekaragaman dan Kelimpahan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pulau Barrang Lompo, Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 14(1), 101–109. https://doi.org/10.29244/jitkt.v14i1.38954.
Anggarini, R. N. K., Trianto, A., Widowati, I. 2023. Karakterisasi Senyawa serta Uji Toksisitas Eksrak Gonad dan Eksoskeleton Bulu Babi Echinometra oblonga dari Perairan Pantai Sepanjang, Gunung Kidul, Yogyakarta. Journal of Marine Research,12(4), 555-562.
Budiman, C.C., Maabuat, P.V., Langoy, M.L.D. Katili, D.Y. 2014. Keanekaragaman Echinodermata di Pantai Basaan Satu Kecamatan Ratatotok Sulawesi Utara. Jurnal MIPA, 3(2), 97-101.
Chen, Y., Zhang, W., Li, X. 2013. Studi Kualitas Gonad Bulubabi Tripneustes gratilla di Perairan Bolok. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 5(2), 123- 130.
Christianti, N., Kaligis, E.Y., Kumampung, D.R.H. 2023. Keanekaragaman Echinodermata di Perairan Sulawesi Utara. Jurnal Ilmu Kelautan, 12(2), 45-56.
Coppard, S. E., Kurtis, J. 2021. Phylogeography, Colouration, and Cryptic Speciation Across The Indo-Pacific in The Sea Urchin Genus Echinothrix. Scientific Reports, 11(1), 16568. doi:10.1038/s41598-021-95872-0.
Fata, D. G. A. 2020. Kualitas Perairan untuk Habitat Biota Laut di Ekosistem Terumbu Karang. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.30598/jikk.v2i1.456.
Hasanah, F. 2024. Pola Distribusi Populasi Tripneustes gratilla (Linnaeus, 1758) di Ekosistem Intertidal Pantai Bama Taman Nasional Baluran. Universitas Jember. Tersedia secara daring di: https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/125663.
Jambo, F., Kaligis, E.Y., Kumampung, D.R.H., Darwisito, S., Schaduw, J.N.W., Pratasik, S.B. 2021. Keanekaragaman dan Kelimpahan Filum Echinodermata pada Zona Intertidal Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 11(2), 104–114.
Jeng, C. 1998. Habitat dan Distribusi Diadema setosum di Perairan Karang. Jurnal Ilmu Kelautan, 3(1), 45-50.
Kaligis, EY, Wullur, S., Sondak, C.F 2024. Sebaran, Kelimpahan dan Dominasi Echinodermata di Perairan Tombariri, Sulawesi Utara, Indonesia. ACCL Bioflux, 17 (5), 2365-2375.
Lubis, R., Zainal, A., Radiarta, I. N. 2016. Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Teluk Ambon, Provinsi Maluku. Jurnal Segera, 12(1). 56-52.
Lumingas, L. J. L., Boneka, F. B., Sumilat, D.A., Ompi, M., Kaligis, J.F. 1996. Distribusi Kelimpahan, Struktur Ukuran Morfometri Bulu Babi, Diadema svignyi, Echinometra mathaei, Tripneustes gratilla (Echinodermata: Echinoidea) di Semenanjung Minahasa. Laporan Penelitian. Fakultas Perikanan, Universitas Sam Ratulangi.
McClanahan, T. R., Kurtis, J. 1991. Morphological Adaptations of Sea Urchins in Tropical Environments. In Proceedings of the International Conference on Marine Biology, 45-52.
Odum Padang, A., Tuasikal, T., Subiyanto, R. 2019. Kandungan Gizi Bulu Babi (Echinoidea). Agrikan, Jurnal Agribisnis Perikanan. 12(2), 220-223.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Rahman, A., Syamsuddin, M.L., Amir, F. 2018. Keanekaragaman dan Kepadatan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar. Jurnal Ilmu Kelautan, 23(1), 1-9.
Rendy, F. 2023. Pola Distribusi dan Kepadatan Populasi Bulu Babi (Tripneustes gratilla) di Ekosistem Intertidal Pantai Bilik Taman Nasional Baluran. Jurnal Marine Research, Universitas Diponegoro. Diakses melalui https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/37933.
Ristanto, M., Maulana, M., Suryanti, A. 2017. Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 9(2), 635– 645.
Samuel, P. D., Raka, D. G., Yanuwijayadi, B. 2017. Species and Abundance of Sea Urchins (Diadematidae) on Different Environmental Pressure Conditions. Journal of Tropical Life Science, 7(2), 146–150.
Shannon, C.E., Wiener, W. 1949. Teori Matematika Komunikasi. Urbana: University of Illinois Press.
Suryanti, A., Ruswahyuni, N., Ristanto, M. 2017. Keanekaragaman dan Distribusi Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pantai Jepara, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kelautan, 22(1), 1–8.
Suryanti, S., Fatimah, P. N. P. N., Ruyanti, S. 2020. Morfologi, Anatomi dan Indeks Ekologi Bulu Babi di Pantai Sepanjang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Buletin Oseanografi Marina, 9(2),93-103.
Suwignyo, A., Sugiarti, B. W., Yuniarti, W. 2005. Diversity of Sea Urchins in Indonesia. Marine Biodiversity Journal, 12(3), 45-60.
Tilman, D., Isbell, F., Cowles, J. M. 2014. Biodiversity and Ecosystem Functioning. Annual Review of Ecology, Evolution, and Systematics, 45, 471-493. https://doi.org/10.1146/annurev-ecolsys-120213-091917.
Toha, A., Rahman, A., Sari, R. 2017. Peran Lamun dalam Ekosistem Padang Lamun dan Konsumsi oleh Tripneustes gratilla. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan I, Universitas Nusa Cendana Kupang, 88-95.
Umagap, A. 2013. Karakteristik Duri dan Warna pada Diadema setosum dan Diadema savignyi. Jurnal Sumberdaya Laut, 9(2), 78-85.
Yulianda, F., Yusuf, M. S., Prayogo, W. 2013. Zonasi dan Kepadatan Komunitas Intertidal di Daerah Pasang Surut, Pesisir Batu Hijau, Sumbawa. Jurnal ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 5(2), 409-416.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ronald F. Tegi; Erly Kaligis; Deislie R.H. Kumampung, Natalie D.C. Rumampuk, Farnis Boneka, Billy Th. Wagey

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












