Estimation of Carbon Stored in Mangrove Vegetation in Pinasungkulan Village, Minahasa Regency

Authors

  • Muhammad Erlangga Universitas Sam Ratulangi
  • Joshian N. W. Schaduw Universitas Sam Ratulangi
  • Darus S. J. Paransa Universitas Sam Ratulangi
  • Antonius P. Rumengan Universitas Sam Ratulangi
  • Royke M. Rampengan Universitas Sam Ratulangi
  • Calvyn F. A. Sondak Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35800/jplt.14.1.2026.66095

Keywords:

mangrove vegetation; Pinasungkulan Village; mangrove vegetation density

Abstract

Mangrove ecosystems have an important role in mitigating greenhouse gas emissions through their ability to absorb and store carbon. This study aims to determine mangrove vegetation density as well as to estimate aboveground biomass, belowground biomass, and stored carbon in Pinasungkulan Village, Tombariri District, Minahasa Regency. The method used was the line transect method with three plots measuring 10 × 10 m² on each transect and measurement of diameter at breast height (DBH) on individuals with a stem circumference ≥16 cm. The results showed four mangrove species, namely Avicennia marina, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, and Sonneratia alba. The results of data analysis showed that tree density across 3 transects ranged from 800–1.400 ind/ha. Data analysis of aboveground biomass values across 3 transects ranged from 151,85–502,06 ton/ha with an average of 287,74 ton/ha. Data analysis of belowground biomass values across 3 transects ranged from 61,05–179,56 ton/ha with an average of 108,20 ton/ha. Data analysis of total mangrove biomass values across 3 transects ranged from 212,90–681,62 ton/ha with an average of 395,94 ton/ha. Data analysis of stored carbon values across 3 transects ranged from 100,06–320,36 ton/ha with an average of 186,09 ton/ha.

Keywords: mangrove vegetation, Pinasungkulan Village, mangrove vegetation density

 

Abstrak

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam mitigasi emisi gas rumah kaca melalui kemampuan penyerapan dan penyimpanan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan vegetasi mangrove serta estimasi biomassa di atas permukaan tanah, biomassa di bawah permukaan tanah, dan karbon tersimpan di Desa Pinasungkulan, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa. Metode yang digunakan adalah metode garis transek dengan tiga plot berukuran 10 × 10 m² pada setiap transek dan pengukuran diameter batang setinggi dada (DBH) pada individu dengan keliling batang ≥16 cm. Hasil penelitian menunjukkan empat spesies mangrove, yaitu Avicennia marina, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, dan Sonneratia alba. Hasil analisis data  kerapatan pohon pada 3 transek berkisar antara 800–1.400 ind/ha. Analisis data nilai biomassa di atas permukaan tanah pada 3 transek berada pada kisaran 151,85–502,06 ton/ha dengan rata-rata 287,74 ton/ha. Analisis data nilai biomassa di bawah permukaan tanah pada 3 transek berkisar 61,05–179,56 ton/ha dengan rata-rata 108,20 ton/ha. Analisis data nilai biomassa total biomassa pada 3 transek berada pada kisaran 212,90–681,62 ton/ha dengan rata-rata 395,94 ton/ha. Analisis data nilai karbon tersimpan pada 3 transek berkisar antara 100,06–320,36 ton/ha dengan rata-rata 186,09 ton/ha.

Kata kunci: vegetasi mangrove, Desa Pinasungkulan, kerapatan vegetasi mangrove

References

Bengen, D. G. 2002. Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Institut Pertanian Bogor. 58 hal.

Dekme, Z. F., Lasut, M. T., Thomas, A., & Kainde, R. P. 2016. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Di Hutan Mangrove Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jurnal Cocos, 7(2), 1-7. https://doi.org/10.35791/cocos.v7i2.11735

Gabi, F. G., Sondak, C. F. A., Kumampung, D. R. H., Darwisito, S., Ompi, M., Rembet, U. N. W. J. 2021. Struktur Komunitas Mangrove Gamlamo, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 9(3), 34-43. https://doi.org/10.35800/jplt.9.3.2021.36489

IPCC. 2006. Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories, Agriculture, Forestry and Other Land Use. The Institute for Global Enviromental Strategies (IGES).

Kauffman, J. B., Donato, D. C. 2012. Protocols for The Measurement, Monitoring and Reporting of Structure, Biomass and Carbon Stocks In Mangrove Forests. Center for International Forestry Research (CIFOR), Bogor, Indonesia. p 40.

Komiyama, A., Poungparn, S., Kato, S. 2005. Common Allometric Equations for Estimating The Tree Weight of Mangroves. Journal of Tropical Ecology, 21, 471–477.

Komiyama, A., Ong, J. E., Poungparn, S. 2008. Allometry, Biomass, and Productivity of Mangrove Forests: A Review. Aquatic Botany, 89(2), 128-137.

Lumbu, T., Rumengan, A., Paruntu, C. P., Darwisito, S., Ompi, M., Mandagi, S. 2022. Kajian Simpanan Karbon pada Biomassa Mangrove di Pesisir Desa Tatengesan Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 10(1), 63-71. https://doi.org/10.35800/jplt.10.1.2022.55001

Noor, Y. R., Khazali, M., Suryadiputra, I. N. N. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetlands Internasional Indonesia Programme. 220 hal.

Pratama, R., Parinduri, L. 2019. Penaggulangan Pemanasan Global. Buletin Utama Teknik, 15(1), 91–95. http://dx.doi.org/10.30743/but.v15i1.1879

Riani, E. 2012. Perubahan Iklim dan Biota Akuatik : Dampak pada Bioakumulasi Bahan Berbahaya dan Beracun & Reproduksi. IPB Press. 219 hal.

Tan, T. J. A., Siregar, L. H. 2021. Peranan Ekosistem Hutan Mangrove pada Migitasi Bencana Bagi Masyarakat Pesisir Pantai. Prosoding Mitigasi Bencana, 1(1), 27-35. http://dx.doi.org/10.46576/prosundhar.v1i0.4

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Erlangga, M., Schaduw, J. N. W., Paransa, D. S. J., Rumengan, A. P., Rampengan, R. M., & Sondak, C. F. A. (2026). Estimation of Carbon Stored in Mangrove Vegetation in Pinasungkulan Village, Minahasa Regency. JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS, 14(1), 65–72. https://doi.org/10.35800/jplt.14.1.2026.66095