AKTIVITAS PERLINDUNGAN TABIR SURYA SECARA IN VITRO DAN IN VIVO DARI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SOYOGIK (Saurauia bracteosa DC)

Authors

  • Sartika Sri Wulandari

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.6.2017.16833

Abstract

AKTIVITAS PERLINDUNGAN TABIR SURYA SECARA IN VITRO DAN IN VIVO DARI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SOYOGIK (Saurauia bracteosa DC)

 

Sartika Sri Wulandari1), Max R.J. Runtuwene1), Defny S. Wewengkang1)

 1)Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT Manado, 95115

 

ABSTRACT

 

The purpose of this study was to test the effectiveness of cream from the ethanol extract Soyogik leaf (Saurauia bracteosa DC) at the variation of concentration of 20%, 25% and 30%, respectively to protect the skin from UV exposure and to know the SPF value using UV-Vis spectrophotometry. Extracts of 10 grams of each concentration, included in a 100 mL measuring flask and diluted in ethanol. In vortex for 5 minutes, then filtered. The solution is then in the pipette as much as 5 mL, put it into a 50 mL measuring flask, then dilute it with ethanol. The solution was then measured using UV-Vis Spectrophotometry at a wavelength of 290-320 nm. The extraction was done by maccration using 95% ethanol solvent. Observation of protection time performed on mice that is for 24 hours. The results showed that Soyogik leaves ethanol extract cream made at concentration of 20%, 25%, and 30% fulfilled the requirements of organoleptic, homogeneity, pH and spreading test. The SPF value test results are very effective in functioning as sunscreen with ultra protection > 15 with SPF value 33.92 – 38.60. Skin protection from exposure of UV light after applying cream 20%, 25% and 30% were marked with the skin having no erythema.

 

Keywords : Soyogik (Saurauia bracteosa DC), SPF, cream, white rat (Rattus norvegicus)

 

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas krim dari ekstrak etanol daun Soyogik pada variasi konsentrasi 20%, 25% dan 30% untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV dan mengetahui nilai SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Ekstrak sebanyak 10 gram dari masing-masing konsentrasi, dimasukkan dalam labu ukur 100 mL  lalu diencerkan dalam etanol. Divortex selama 5 menit, kemudian disaring. Larutan  kemudian dipipet sebanyak 5 mL, masukkan ke dalam labu ukur 50 mL, kemudian encerkan dengan etanol. Larutan kemudian diukur menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm.  Hasil uji nilai SPF sangat efektif fungsinya sebagai tabir surya dengan proteksi ultra >15 dengan nilai SPF 33.92-38.60.  Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 95%. Pengamatan waktu perlindungan yang  dilakukan pada tikus yaitu selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan krim ekstrak etanol daun Soyogik yang dibuat pada konsentrasi 20%, 25% dan 30% memenuhi syarat uji organoleptis, homogenitas, Ph serta daya sebar. Perlindungan kulit dari paparan sinar uv setelah dioleskan krim 20%, 25% dan 30% ditandai dengan kulit tidak memiliki eritema. 

Kata Kunci : Soyogik (Saurauia bracteosa DC), SPF, krim, tikus putih (Rattus norvegicus)

Downloads

Published

2017-07-05

How to Cite

Wulandari, S. S. (2017). AKTIVITAS PERLINDUNGAN TABIR SURYA SECARA IN VITRO DAN IN VIVO DARI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SOYOGIK (Saurauia bracteosa DC). PHARMACON, 6(3). https://doi.org/10.35799/pha.6.2017.16833

Issue

Section

Articles