IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPS) PADA TAHAP ADMINISTRATION PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO

Authors

  • Sartika Kawengian Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Weny Indayany Wiyono Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Marina Mamarimbing Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.8.2019.29227

Abstract

ABSTRACT

 

Pharmaceutical care are activities that aim to identify, prevent and resolve drug related problems (DRPs). In the process of pharmacy services, especially in patients who receive many types and amounts of drugs is the risk of medication errors. The more risk factors you have, the more likely you are to get coronary heart disease, causing the complexity of the therapy given. This study aims to determine the characteristics of patients and the percentage of Drug Related Problems (DRPs) at the administration stage of coronary heart disease patients at the inpatient installation of Prof. RSUP DR. R. D. Kandou Manado for the period December 2017 - April 2018. This research was a descriptive study with prospective data retrieval of 38 inpatient CHD medical record data that met the inclusion criteria. The results of the study based on the characteristics of CHD patients showed that the number of male patients was higher than that of females as many as 29 patients (78.38%) and the highest number of patients in the elderly group (60-69) were 15 patients (39.47%). (5-10) types of drugs prescribed in 22 patients (57,90%) and the highest class of drugs in 38 patients (100%) cardiovascular therapy classes and circulatory drug. Percentage of DRPs based on the indication without therapy (10.34%), therapy without indication (10.34%), low drug dose (79.31%), high drug dose (0%), non-compliance (0 %).

 

Keywords: CHD, Drug Related Problems (DRPs), Administration

 

ABSTRAK

 

Pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah terkait obat/Drug Related Problems (DRPs). Dalam proses pelayanan kefarmasian khususnya pada pasien yang menerima banyaknya jenis dan jumlah obat merupakan resiko terjadinya kesalahan pengobatan (medication errors). Semakin banyak faktor resiko yang dimiliki, semakin berlipat pula kemungkinan terkena penyakit jantung koroner menyebabkan kompleksnya terapi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan presentase Drug Related Problems (DRPs) pada tahap administration pasien penyakit jantung koroner di instalasi rawat inap RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado periode Desember 2017 - April 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara prospektif terhadap 38 data rekam medik pasien PJK rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien PJK menunjukkan jumlah pasien laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan yaitu sebanyak 29 pasien (78,38%) dan jumlah pasien terbanyak pada kelompok usia lansia (60 – 69) sebanyak 15 pasien (39,47%). Hasil penelitian terkait menunjukkan bahwa mayoritas pasien PJK menerima menerima (5 – 10) jenis obat yaitu sebesar 22 pasien (57,90%) dan golongan obat yang  paling banyak digunakan oleh pasien PJK yaitu golongan obat dengan kelas terapi kardiovaskular dan golongan obat yang mempengaruhi darah sebanyak 38 pasien (100%). Presentase DRPs indikasi tanpa terapi sebesar (10,34%), terapi tanpa indikasi sebesar (10,34%), dosis obat rendah sebesar (79,31%), dosis obat tinggi sebesar (0%), ketidakpatuhan (0%).

 

Kata kunci : PJK, Drug Related Problems (DRPs), Administration

Downloads

Published

2019-02-28

How to Cite

Kawengian, S., Wiyono, W. I., & Mamarimbing, M. (2019). IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPS) PADA TAHAP ADMINISTRATION PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO. PHARMACON, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.35799/pha.8.2019.29227

Issue

Section

Articles