INVENTARISASI TUMBUHAN OBAT DAN PEMANFAATANNYA SECARA TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT DI DESA AMESIU KABUPATEN KONAWE, SULAWESI TENGGARA

Authors

  • Alkawi Alkawi
  • Sendy Beatrix Rondonuwu
  • Febby Ester Fany Kandou

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.10.2021.34026

Abstract

ABSTRACT

 

Amesiu village is one of the areas that has a considerable potency of medicinal plants. This study aims to inventory the types of plants used as medicine and to study the utilization of medicinal plants in the village of Pondidaha Pondidaha District Konawe. This study uses qualitative deskrpative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The data of the research results are analyzed descriptively and presented in the form of descriptions, tables and images. The results showed that in Amesiu Village there are 39 species of 27 plant families used by the community as traditional medicine materials. Organs or parts of plants that are utilized as the manufacture of medicinal herbs, namely roots, rhizomes, tubers, stems, bark, leaves, fruits and seeds. The most widely used part of plants as medicine is leaves. The processing process is done by boiling, shredded, pounded and burned. The most widely used way of processing is boiled. Types of diseases that can be treated with medicinal plants as many as 31 types of diseases.

 

Keywords : Inventory, Medicinal Plants, Amesiu Village

 

ABSTRAK

Desa Amesiu merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tumbuhan obat yang cukup banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat  dan untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan obat di Desa Amesiu Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk deskripsi, tabel dan  gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Amesiu terdapat 39 spesies dari 27 famili tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Organ atau bagian tumbuhan yang dimanfaaatkan sebagai pembuatan ramuan obat yaitu akar, rimpang, umbi, batang, kulit batang, daun, buah dan biji. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai obat yaitu daun. Proses pengolahan dilakukan dengan cara direbus, diparut, ditumbuk dan dibakar. Cara pengolahan yang paling banyak digunakan adalah direbus. Jenis penyakit yang dapat diobati dengan tumbuhan obat sebanyak 31 jenis penyakit. 

 

Kata kunci : Inventarisasi, Tumbuhan Obat, Desa Amesiu

Downloads

Published

2021-05-17

How to Cite

Alkawi, A., Rondonuwu, S. B., & Kandou, F. E. F. (2021). INVENTARISASI TUMBUHAN OBAT DAN PEMANFAATANNYA SECARA TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT DI DESA AMESIU KABUPATEN KONAWE, SULAWESI TENGGARA. PHARMACON, 10(2), 790–797. https://doi.org/10.35799/pha.10.2021.34026

Issue

Section

Articles