Keanekaragaman Tumbuhan Obat Tradisional di Ruang Terbuka Hijau Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado
Keywords:
keanekaragaman, tumbuhan obat tradisional, ruang terbuka hijau, ekologi kuantitatif, konservasi ex-situAbstract
Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berperan strategis sebagai penyangga ekologis dan area konservasi mikro di tengah pesatnya pembangunan perkotaan. Meskipun RTH tersebut memiliki keanekaragaman vegetasi yang tinggi, inventarisasi dan pendokumentasian potensi tanaman obat tradisional di lingkungan kampus masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi serta menganalisis tingkat keanekaragaman komunitas tumbuhan obat tradisional di kawasan RTH Kampus UNSRAT Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Metode Jelajah (Explorator / Cruise Method) pada sebelas area fakultas, yang meliputi pengumpulan spesimen, perhitungan individu, serta studi literatur terkait etnobotani. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk parameter khasiat obat, serta secara ekologi kuantitatif yang meliputi Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), Indeks Kemerataan Pielou (E), Indeks Dominansi Simpson (C), dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai langkah awal upaya konservasi ex-situ untuk menyelamatkan materi genetik tumbuhan obat lokal. Selain itu, data yang diperoleh akan menjadi data dasar (baseline data) yang bermanfaat bagi pengembangan riset fitokimia dan farmakologi lanjutan di berbagai fakultas terkait.