ANALISIS PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PULAU MIANGAS DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD

Authors

  • Fransis Willyam Batara
  • Aristotulus E Tungka
  • Verry Lahamendu

Abstract

Pulau Miangas, sebagai bagian dari Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan
salah satu wilayah perbatasan terluar Indonesia yang memiliki posisi strategis namun menghadapi berbagai
tantangan dalam pengembangan infrastruktur. Keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti
pendidikan, kesehatan, air bersih, dan transportasi menjadi hambatan utama dalam peningkatan kualitas
hidup masyarakat setempat. Faktor geografis yang terpencil, serta keterbatasan sumber daya dan akses
distribusi, turut memperparah kondisi infrastruktur yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi kondisi eksisting infrastruktur di Pulau Miangas serta menganalisis tantangan dan peluang
pengembangannya melalui pendekatan observasi lapangan, wawancara, dan analisis SWOT. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kekuatan seperti jaringan jalan yang merata dan
ketersediaan fasilitas umum, kendala signifikan tetap ada, seperti kerusakan pelabuhan ferry, keterbatasan
fasilitas pendidikan, dan belum optimalnya sistem air bersih dan jaringan komunikasi. Strategi prioritas
yang dihasilkan mengarah pada strategi SO (Strengths-Opportunities) dengan menekankan pemanfaatan
kekuatan dan peluang secara optimal. Selain itu, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang menjadi landasan hukum yang penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan infrastruktur
di wilayah perbatasan secara terkoordinasi dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan
dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah strategis
pembangunan infrastruktur yang efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat Pulau Miangas.

 

Miangas Island, part of the Talaud Islands Regency, North Sulawesi Province, is one of Indonesia's
outermost border regions, strategically located but facing various challenges in infrastructure
development. Limited access to basic services such as education, health care, clean water, and
transportation is a major obstacle to improving the quality of life for the local community. Remote
geography, along with limited resources and distribution access, exacerbate the existing infrastructure
situation. This study aims to identify the existing infrastructure on Miangas Island and analyze the
challenges and opportunities for its development through field observations, interviews, and a SWOT
analysis. The results indicate that despite strengths such as an equitable road network and the availability
of public facilities, significant obstacles remain, such as a damaged ferry port, limited educational
facilities, and suboptimal clean water systems and communication networks. The resulting priority strategy
aligns with the SO (Strengths-Opportunities) strategy, emphasizing the optimal utilization of strengths and
opportunities. Furthermore, Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning serves as an important
legal basis for formulating policies for coordinated and sustainable infrastructure development in border
areas. Thus, this research is expected to provide input for the government and stakeholders in formulating
strategic steps for effective infrastructure development that meet the needs of the Miangas Island
community.

Downloads

Published

2025-07-03