EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN DI KABUPATEN MINAHASA (STUDI KASUS : PERKOTAAN TONDANO)

Authors

  • Anastasia A. Koagouw
  • Aristotulus E. Tungka
  • Julianus A.R. Sondakh

DOI:

https://doi.org/10.35793/jkqbf212

Abstract

ABSTRAK

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas perkotaan di Perkotaan Tondano menyebabkan timbulan sampah terus bertambah sehingga diperlukan sistem pengelolaan persampahan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting sistem pengelolaan persampahan, mengevaluasi kesesuaiannya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), serta merumuskan rekomendasi pengelolaan persampahan di Perkotaan Tondano, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis yang digunakan meliputi analisis timbulan sampah, proyeksi penduduk, kebutuhan sarana dan prasarana persampahan, evaluasi kebutuhan lahan TPA, evaluasi berdasarkan SNI 3242:2008 dan SNI 19-2454-2002, serta perumusan rekomendasi menggunakan pendekatan Integrated Sustainable Waste Management (ISWM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah di Perkotaan Tondano mencapai 32 ton/hari dan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 34 ton/hari dalam 20 tahun mendatang. Evaluasi menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persampahan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain TPS yang tidak lagi berfungsi, keterbatasan armada pengangkutan, kapasitas TPA Kulo yang semakin terbatas, pembiayaan yang masih kurang memadai, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam penerapan prinsip 3R. Oleh karena itu, direkomendasikan pengembangan sistem pengelolaan persampahan berbasis ISWM melalui pembangunan TPS3R, penambahan armada pengangkutan, penguatan bank sampah, adanya pemilahan sampah kembali, optimalisasi fungsi TPA Kulo sebagai TPST, serta integrasi pengelolaan dengan TPA Regional Mamitarang/PSEL untuk mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kata kunci : Sistem Pengelolaan Persampahan, Evaluasi SNI, Perkotaan Tondano

ABSTRACT

The increasing population and urban activities in Tondano City have resulted in increasing waste generation, necessitating an effective and sustainable waste management system. This study aims to identify the existing condition of the waste management system, evaluate its suitability based on the Indonesian National Standard (SNI), and formulate recommendations for waste management in Tondano City, Minahasa Regency. The study uses a quantitative descriptive approach with data collection techniques through field observations, interviews, documentation, and literature studies. The analysis used includes analysis of waste generation, population projections, waste facilities and infrastructure needs, evaluation of landfill land requirements, evaluation based on SNI 3242:2008 and SNI 19-2454-2002, and formulation of recommendations using the Integrated Sustainable Waste Management (ISWM) approach. The results of the study indicate that waste generation in Tondano City reaches 32 tons/day and is projected to increase to around 34 tons/day in the next 20 years. The evaluation shows that the waste management system still faces several obstacles, including TPS that are no longer functioning, limited transportation fleets, increasingly limited capacity of the Kulo TPA, financing is still inadequate and low community participation in implementing the 3R principle. Therefore, it is recommended to develop an ISWM-based waste management system through the construction of TPS3R, adding transportation fleets, strengthening waste banks, there is re-sorting of waste, optimizing the function of the Kulo TPA as a TPST, and integrating management with the Mamitarang/PSEL Regional TPA to realize a more effective and sustainable waste system.

Keywords: Waste Management System, SNI Evaluation, Tondano City 

Downloads

Published

2026-08-14